Sukabumi Update

Dari Merajut hingga Melukis: 7 Tren Self-Care yang Bantu Redakan Stres

Merajut, Tren Self-Care yang Bantu Redakan Stres (Sumber : Freepik/@jcomp)

SUKABUMIUPDATE.com - Di tengah kehidupan modern yang serba cepat, penuh notifikasi, layar, dan tuntutan multitasking, banyak orang mulai merasa lelah secara mental. Self-care pun tak lagi sekadar soal skincare, staycation, atau scrolling media sosial. Kini, muncul tren baru dalam perawatan diri yaitu kembali ke aktivitas analog kegiatan sederhana, non-digital, dan dilakukan dengan tangan serta perhatian penuh.

Aktivitas ini dipercaya mampu membantu menurunkan stres, menenangkan pikiran, dan meningkatkan kesejahteraan mental. Berikut 7 tren self-care berbasis aktivitas analog yang semakin diminati karena efek menenangkannya.

1. Merajut dan Menyulam

Merajut bukan lagi identik dengan hobi nenek. Gerakan tangan yang berulang, ritme yang stabil, dan fokus pada pola membuat aktivitas ini mirip meditasi ringan. Banyak orang merasa lebih tenang karena pikiran tidak mudah melayang ke kecemasan atau tekanan sehari-hari.

Manfaat utama:

  • menenangkan sistem saraf
  • meningkatkan fokus
  • mengurangi kecemasan

Baca Juga: Minum Beras Kencur di Pagi Hari, Ini Manfaat yang Jarang Diketahui

2. Menulis Tangan (Journaling)

Menulis dengan tangan di buku fisik memberi pengalaman yang berbeda dibanding mengetik. Proses ini membantu mengekspresikan emosi dengan lebih jujur dan perlahan, sekaligus memberi ruang refleksi diri.

Manfaat utama:

  • membantu mengelola emosi
  • meredakan stres dan overthinking
  • meningkatkan kesadaran diri (self-awareness)

3. Melukis atau Menggambar

Melukis tidak harus jago seni. Fokus pada warna, garis, dan bentuk membantu pikiran lepas dari tekanan. Aktivitas ini memberi ruang aman untuk menyalurkan emosi tanpa perlu kata-kata.

Manfaat utama:

  • menyalurkan emosi secara kreatif
  • meningkatkan suasana hati
  • memberi efek relaksasi mendalam

4. Bermain Puzzle dan Permainan Papan

Puzzle, teka-teki, atau board game analog menuntut konsentrasi penuh tanpa distraksi layar. Aktivitas ini melatih kesabaran dan memberi kepuasan tersendiri saat berhasil diselesaikan.

Manfaat utama:

  • melatih fokus dan daya pikir
  • mengurangi kebiasaan doomscrolling
  • memberi rasa pencapaian kecil yang positif

Baca Juga: Jadwal Lengkap Super League pekan ke-18, Persib vs PSBS Biak dan Persija vs Madura United

5. Memasak dan Membuat Kue

Memotong, mengaduk, mencicipi, hingga mencium aroma masakan adalah pengalaman sensorik yang lengkap. Banyak orang merasa memasak bisa menjadi terapi karena membuat mereka hadir sepenuhnya di momen tersebut.

Manfaat utama:

  • membantu grounding
  • meningkatkan rasa tenang
  • memberi kepuasan emosional

6. Berkebun

Kontak langsung dengan tanah, tanaman, dan alam terbukti membantu menurunkan tingkat stres. Berkebun mengajarkan kesabaran dan memberi rasa koneksi dengan sesuatu yang hidup dan tumbuh perlahan.

Manfaat utama:

  • menurunkan stres dan kecemasan
  • meningkatkan mood
  • memberi rasa keterhubungan dengan alam

7. Membaca Buku Fisik

Membaca buku cetak memberi pengalaman fokus yang berbeda dari membaca di layar. Tanpa notifikasi atau distraksi digital, otak bisa benar-benar tenggelam dalam cerita atau informasi.

Manfaat utama:

  • menenangkan pikiran
  • meningkatkan konsentrasi
  • membantu relaksasi sebelum tidur

Aktivitas analog membantu tubuh dan pikiran melambat. Gerakan berulang, fokus tunggal, dan minim distraksi membuat sistem saraf lebih rileks. Inilah yang menjadikan tren ini sering dikaitkan dengan konsep mindfulness dan slow living. Di tengah dunia yang serba instan, aktivitas sederhana justru memberi ruang bernapas.

Self-care tidak selalu harus mahal atau rumit. Dari merajut hingga melukis, aktivitas analog menawarkan cara sederhana namun efektif untuk meredakan stres dan menjaga kesehatan mental. Kuncinya bukan pada hasil akhir, melainkan pada proses hadir sepenuhnya, melambat, dan memberi waktu untuk diri sendiri.

Kalau kamu, aktivitas mana yang paling ingin kamu coba?

Baca Juga: Jadwal Lengkap Liga Inggris Pekan ke-23, Arsenal Hadapi Manchester United!

Sumber: psychology today

Editor : Silvi Maharani

Tags :
BERITA TERKAIT