Sukabumi Update

Kapan Malam Nisfu Syaban 2026? Cek Jadwal, Keutamaan, dan Amalan yang Dianjurkan

Ilustrasi. Mengamalkan amalan yang dianjurkan di malam nisfu syaban (Sumber : Freepik/@freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Nisfu Syaban merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut pertengahan bulan Syaban dalam kalender Hijriah, tepatnya pada tanggal 15 Syaban 1447 H. Bagi umat Islam, malam Nisfu Syaban dikenal sebagai malam penuh keberkahan, di mana Allah SWT melimpahkan ampunan dan rahmatnya kepada hamba-hamba yang bertaubat dan memperbanyak ibadah.

Berdasarkan kalender Islam dan perhitungan kalender Masehi tahun 2026, Nisfu Syaban jatuh pada hari Selasa, 3 Februari 2026. Sementara itu, malam Nisfu Syaban dimulai sejak waktu Maghrib pada Senin malam, 2 Februari 2026, hingga terbit fajar keesokan harinya. Penetapan tanggal ini mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia serta metode hisab dan rukyatul hilal yang digunakan oleh lembaga keagamaan di Tanah Air. Meski demikian, perbedaan waktu penetapan masih mungkin terjadi, tergantung hasil pengamatan hilal di masing-masing wilayah.

Baca Juga: Cedera! Nasib Elang Jawa Temuan Warga Nagrak Segera Dikirim ke Pusat Konservasi Kamojang

Keutamaan Nisfu Syaban

Salah satu alasan Nisfu Syaban begitu dinantikan adalah karena keutamaannya yang besar dalam Islam. Dikutip dari Baznas, menurut pemahaman dan tradisi para ulama, malam pertengahan Syaban merupakan waktu di mana pintu ampunan Allah SWT dibukakan bagi hamba-Nya. Malam ini juga diyakini sebagai waktu yang mustajab untuk berdoa, memohon ampun, serta bertaubat dari segala dosa.

Keutamaan Nisfu Syaban tidak hanya terletak pada kesempatan memperoleh ampunan dosa, tetapi juga sebagai momentum refleksi diri. Banyak ulama menganjurkan umat Islam untuk mengevaluasi amalan selama setahun terakhir, memperbaiki niat, dan menanamkan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Umat Muslim meyakini bahwa malam Nisfu Syaban adalah malam rahmat, di mana Allah SWT menurunkan kasih sayang-Nya dan mengangkat derajat orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam beribadah. Inilah sebabnya malam Nisfu Syaban sering diisi dengan doa, dzikir, serta taubat. Selain itu, tradisi membaca surat Yasin tiga kali, memperbanyak shalawat, dan dzikir juga banyak dilakukan sebagai bentuk ikhtiar meraih keberkahan dan ketenangan hati.

Baca Juga: Kandungan Airnya Tinggi, Ini 7 Manfaat Semangka untuk Kesehatan Tubuh

Amalan-Amalan Nisfu Syaban yang Dianjurkan

Selain memperbanyak doa, terdapat sejumlah amalan yang dianjurkan untuk dilakukan pada malam dan hari Nisfu Syaban. Amalan-amalan ini diharapkan dapat membantu setiap Muslim meraih keberkahan serta mempersiapkan diri menghadapi Ramadan.

1. Memperbanyak Dzikir dan Shalawat

Dzikir dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW merupakan ungkapan syukur kepada Allah SWT. Amalan ini jika dilakukan dengan penuh kekhusyukan dapat menenangkan hati dan menambah pahala.

2. Shalat Sunnah dan Qiyamul Lail

Melaksanakan shalat sunnah atau qiyamul lail pada malam Nisfu Syaban menjadi bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT. Shalat malam juga menjadi sarana refleksi batin dan penyerahan diri secara tulus.

3. Membaca Surat Yasin

Membaca surat Yasin sebanyak tiga kali pada malam Nisfu Syaban telah menjadi tradisi yang banyak diamalkan umat Islam. Amalan ini dilakukan untuk memohon keberkahan, kebaikan hidup, dan ampunan dosa.

4. Puasa Sunnah Syaban

Selain ibadah malam, Nisfu Syaban juga menjadi waktu yang baik untuk melaksanakan puasa sunnah Syaban, termasuk puasa Ayyamul Bidh (tanggal 13, 14, dan 15 Syaban) serta puasa sunnah Nisfu Syaban pada 15 Sya’ban 1447 H atau 3 Februari 2026.

5. Istighfar dan Taubat

Memperbanyak istighfar dan taubat pada malam Nisfu Syaban merupakan upaya membersihkan hati dan jiwa dari dosa, baik yang disengaja maupun tidak. Taubat yang sungguh-sungguh menjadi bekal penting dalam menyambut Ramadan.

Nisfu Syaban merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT melalui doa, ibadah malam, dzikir, dan puasa sunnah. Nisfu Syaban 2026 yang jatuh pada 3 Februari 2026 menjadi kesempatan berharga untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan dengan lebih khusyuk dan bermakna.

Baca Juga: Nyasar ke Pemukiman, Seekor Elang Jawa Diamankan Usai Tabrak Kaca Jendela Warga Nagrak

Sumber: Baznas

Editor : Silvi Maharani

Tags :
BERITA TERKAIT