Sukabumi Update

Prodi Pendidikan Biologi UMMI: Deep Learning dan STEM Lewat OVOD di Sindangraja

Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan di MA dan MTs Nurul Hasanah, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi (Sumber: dok ummi)

SUKABUMIUPDATE.com - Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Program One Village One Department (OVOD), berupa Pendampingan Perangkat Pembelajaran Deep Learning dan STEM bagi Guru MA dan MTs.

Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan di MA dan MTs Nurul Hasanah, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu, 21 Januari 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan pendampingan ini diikuti oleh 17 orang guru MA dan MTs. Acara dibuka dan diawali dengan pengenalan tim pendamping oleh Dr. Aa Juhanda, M.Pd., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Biologi UMMI.

Baca Juga: Sinopsis Film Teman Tegar: Maira (Whisper from Papua), Persahabatan di Timur Indonesia

Dalam sambutannya, Aa Juhanda menyampaikan kegiatan OVOD merupakan bentuk komitmen Program Studi selama beberapa tahun kedepan dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah melalui pendampingan yang aplikatif dan berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan dirancang secara interaktif dan partisipatif, sehingga para guru tidak hanya menerima penjelasan konseptual, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas.

Pendampingan materi Deep Learning dalam pembelajaran disampaikan oleh Dr. Aa Juhanda, M.Pd. Materi ini menekankan pentingnya pembelajaran bermakna yang mendorong pemahaman mendalam, penguatan proses berpikir, serta keterkaitan antara materi pembelajaran dengan konteks nyata yang relevan bagi siswa.

Baca Juga: Puasa Nisfu Syaban dan Ayyamul Bidh: Niat, Keutamaan, dan Waktu Pelaksanaannya

Peserta memperoleh contoh penerapan pembelajaran berbasis aktivitas yang dapat diadaptasi dalam pembelajaran sehari-hari, sesuai karakteristik siswa dan kondisi Sekolah.

Pendampingan materi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) disampaikan oleh Dr. Setiono, M.Pd. Dalam sesi ini, guru dikenalkan pada pembelajaran berbasis STEM melalui contoh konkret perkembangan sikat gigi dari masa ke masa.

Melalui contoh tersebut, peserta diajak memahami keterkaitan antara konsep sains (kesehatan dan bahan), teknologi (perkembangan desain dan fungsi), rekayasa/engineering (proses perancangan dan inovasi produk), serta matematika (pengukuran, bentuk, dan efisiensi). Pendekatan ini menunjukkan bagaimana satu objek sederhana dapat digunakan sebagai sumber belajar terpadu yang mendorong pemikiran kritis, analitis, dan kontekstual, serta mudah diterapkan dalam pembelajaran di kelas sesuai dengan jenjang dan karakteristik siswa.

Baca Juga: Purnatugas, Akhmad Riyadi Dikenang sebagai Pemimpin Humanis Satpol PP Sukabumi

Materi ketiga dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini membahas Evaluasi Pembelajaran yang disampaikan oleh Sistiana Windyariani, M.Pd., dengan tujuan meningkatkan pemahaman guru mengenai pentingnya penilaian sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran. Dalam pemaparannya, pemateri menekankan bahwa evaluasi tidak hanya berfungsi untuk mengukur hasil belajar siswa, tetapi juga sebagai sarana refleksi bagi guru dan siswa dalam memperbaiki proses pembelajaran agar lebih efektif dan bermakna, disertai penjelasan Taksonomi Bloom sebagai dasar penyusunan tujuan pembelajaran dan instrumen penilaian.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab bersama peserta, sehingga guru memperoleh pemahaman yang lebih aplikatif dan kontekstual untuk diterapkan dalam pembelajaran di kelas.

Melalui kegiatan OVOD ini, Program Studi Pendidikan Biologi UMMI berharap para guru mampu mengimplementasikan pendekatan Deep Learning dan STEM dalam pembelajaran secara lebih efektif dan kontekstual. Pendampingan ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas proses pembelajaran serta penguatan kompetensi guru. (adv)

 

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT