Sukabumi Update

Imlek dan Kue Keranjang Made In Sukabumi, Pesan Keberagaman Dari Tipar

Kue Keranjang produksi Tipar Kota Sukabumi (Sumber: dok ovi)

SUKABUMIUPDATE.com - Kue keranjang adalah salah satu kudapan khas perayaan Imlek atau tahun baru cina. Di Tipar Sukabumi, dodol berbahan baku gula dan tepung ini menjadi penguat pesan keberagaman, toleransi antar warga.

Sejak tahun 70-an di sebuah ruang tak begitu luas di jalan Tipar Citamiang Kota Sukabumi Jawa Barat toleransi itu dijalin dari keinginan melestarikan budaya imlek. Tangan-tangan terampil dari belasan pekerja yang mayoritas muslim, mulai memproduksi dodol cina dari mengolah bahan baku, mencetak hingga pengemasan.

Kue keranjang ini diproduksi dengan peralatan tradisional, bahan baku serta resep turun - temurun dari keluarga multi agama. “Disini hanya pemilik dan seorang pekerja yang chinese, selebihnya muslim,” ucap Dila Novianti perempuan muda yang ditugaskan sebagai juru bicara rumah produk kue keranjang Bintang Rezeki.

Baca Juga: Harga Cabai dan Ayam Naik di Pasar Palabuhanratu Jelang Munggahan Ramadan 1447 H

Semangat toleransi sudah terjalin sejak lama dalam produksi kue keranjang ini. Semangat itu bahkan membentuk identitas tersendiri dari produk kue keranjang ini.

Menurut perempuan yang akrab disapa Ovi Ling-ling ini, kue keranjang ini menjadi produk yang disukai oleh konsumen dari beragam latar agama. Dia bahkan menjamin produk dodol cina ini halal, “semua bahan dan peralatannya halal, dodol imlek kami ini halal. Insya allah tahun depan kami sudah punya label halal dikemasannya,” beber Ovi.

Ovi Ling-ling, pengrajin kue keranjang khas imlek di Tipar Kota SukabumiOvi Ling-ling, pengrajin kue keranjang khas imlek di Tipar Kota Sukabumi

Imlek tahun 2026 ini, kue keranjang mulai diproduksi sejak Desember 2025. Dengan skala UKM, kue keranjang dipasarkan untuk Sukabumi dan daerah sekitarnya.

Baca Juga: BPJS PBI JKN Tiba-tiba Nonaktif, Dinkes Kabupaten Sukabumi: Silahkan Hubungi Nomor 0857-7521-1755

Produksi tidak banyak hanya memenuhi pasar yang sudah biasa menerima,” ucap Ovi.

Ia berharap kue keranjang tetap lestari sebagai budaya kuliner saat Imlek. “Semoga membawa keberkahan untuk kita semua,” pungkasnya.

 

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT