Sukabumi Update

3 Doa Awal Ramadan agar Puasa Lebih Khusyuk dan Mendapatkan Keutamaannya

Ilustrasi. Doa Awal Ramadan agar Puasa Lebih Khusyuk dan Penuh Keutamaan. (Sumber : Pexels/AlenaDarmel)

SUKABUMIUPDATE.com - Umat Islam kini telah memasuki bulan suci Ramadan 1447 H, bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Di bulan istimewa ini, setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya, pintu surga dibuka, dan pintu neraka ditutup. Karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk mengawali Ramadan dengan doa agar puasa yang dijalankan lebih khusyuk dan penuh keutamaan.

Berikut tiga doa yang dianjurkan dibaca di awal Ramadan sebagaimana diriwayatkan dalam beberapa hadis Nabi Muhammad SAW.

1. Doa Memohon Keselamatan dalam Menjalani Ramadan

Doa ini diriwayatkan oleh Imam At-Thabarani dan Imam Ad-Dailami. Rasulullah SAW memanjatkan doa agar diberi kesempatan dan kemampuan menjalani Ramadan dengan baik.

اللَّهُمَّ سَلِّمْنِيْ لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِيْ وَسَلِّمْهُ مِنِّي

Latin: Allāhumma sallimnī li Ramadhāna, wa sallim Ramadhāna lī, wa sallimhu minnī.

Artinya: “Ya Allah, selamatkanlah aku untuk (beribadah di) bulan Ramadan, selamatkanlah Ramadan untukku, dan selamatkanlah aku di dalamnya (dari perbuatan maksiat).”

Doa ini mengandung harapan agar kita diberi kesehatan, kekuatan, dan dijauhkan dari hal-hal yang dapat mengurangi kesempurnaan puasa.

Baca Juga: Doa Puasa Ramadan Hari ke-3: Memohon Kecerdasan, Kewaspadaan, dan Dijauhkan dari Kebodohan

2. Doa Saat Melihat Hilal 

Meski Ramadan sudah dimulai, doa ini tetap relevan sebagai bentuk syukur atas datangnya bulan suci.

هِلالُ رُشْدٍ وَخَيْرٍ (مرتين)، آمَنْتُ بِالَّذِي خَلَقَكَ (ثلاث مرات)، الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي ذَهَبَ بِشَهْرِ كَذَا، وَجَاءَ بِشَهْرِ كَذَا

Latin: Hilālu rusydin wa khairin (2 kali), āmantu billadzī khalaqaka (3 kali), alhamdulillāhil ladzī dzahaba bi syahri kadzā, wa jā’a bi syahri kadzā.

Artinya: “(Ini adalah) bulan petunjuk dan kebaikan (dibaca dua kali). Aku beriman kepada Tuhan yang menciptakanmu (dibaca tiga kali). Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan bulan itu dan mendatangkan bulan ini.”
(HR. Abu Dawud)

Doa ini menjadi ungkapan syukur sekaligus harapan agar Ramadan membawa kebaikan dan petunjuk dalam kehidupan.

3. Doa Memohon Kebaikan Ramadan 

Doa ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan dikutip oleh Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami dalam kitab Ithāfu Ahlil Islām bi Khushūshiyyātish Shiyām.

اللَّهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ العَظِيْمِ، اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الشَّهْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ الْقَدَرِ، وَمِنْ شَرِّ الْمَحْشَرِ

Latin: Allāhu akbar, lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil ‘azhīmi. Allāhumma innī as’aluka khaira hādzas syahri, wa a‘ūdzu bika min syarril qadari, wa min syarril mahsyari.

Artinya: “Allah Maha Besar. Tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Agung. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan bulan ini dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan takdir dan keburukan hari kebangkitan.”

Doa ini mengajarkan kita untuk memohon kebaikan sepanjang Ramadan dan perlindungan dari segala keburukan.

Baca Juga: Doa Puasa Ramadan Hari ke-2: Memohon Ridha Allah dan Dijauhkan dari Murkanya

Sumber: NU Online

Editor : Silvi Maharani

Tags :
BERITA TERKAIT