SUKABUMIUPDATE.com - Peristiwa Nuzulul Quran diperingati setiap tanggal 17 Ramadan. Malam ini menjadi salah satu momen istimewa bagi umat Islam karena diyakini sebagai waktu pertama kali Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.
Karena memiliki keutamaan yang besar, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di malam tersebut, seperti membaca Al-Quran, berdzikir, melaksanakan shalat malam, serta memperbanyak doa. Doa menjadi salah satu amalan penting karena melalui doa seorang hamba memohon rahmat, ampunan, serta keberkahan dari Allah SWT. Berikut beberapa doa yang dianjurkan untuk dibaca pada malam Nuzulul Quran.
Baca Juga: Jangan Lewatkan! 3 Amalan yang Dianjurkan di Malam Nuzulul Quran
1. Doa Malam Nuzulul Quran
Arab: اللهم نور قلوبنا بنور هدايتك كما نورت الارض بنور شمسك ابدا ابدا برحمتك يا ارحم الراحمين
Latin: Allahumma nawwir quluubanaa bi tilaawatil qur'an, wa zayyin akhlaaqonaa bijaahil qur'an, wa hassin a'maalanaa bi dzikril qur'an, wa najjinaa minan naari bi karoomatil qur'an, wa adkhilnal jannata bi syafaa'atil qur'an.
Artinya: “Ya Allah, sinari hati kami dengan cahaya Al-Quran. Hiasi akhlak kami dengan kemuliaan Al-Quran, baguskan amalan kami dengan dzikir melalui Al-Quran, selamatkan kami dari api neraka karena kemuliaan Al-Quran, dan masukkanlah kami ke dalam surga dengan syafaat Al-Quran.”
2. Doa Khatmil Al-Quran
Arab: اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً، اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نُسِّيتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
Latin: Allahummarhamni bil Qur’an. Waj‘alhu lii imaaman wa nuuran wa hudan wa rahmah. Allahumma dzakkirni minhu maa nasiitu wa ‘allimnii minhu maa jahiltu warzuqnii tilaawatahu aana-allaili wa athraafan nahaar waj‘alhu lii hujjatan ya rabbal ‘aalamiin.
Artinya: “Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Quran. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkanlah aku atas apa yang terlupakan darinya, ajarilah aku atas apa yang belum aku ketahui darinya, dan karuniakanlah kepadaku kemampuan membacanya sepanjang malam dan siang hari. Jadikanlah ia sebagai pembelaku, wahai Tuhan semesta alam.”
Baca Juga: Doa Puasa Ramadan Hari ke-16: Memohon Bimbingan dan Dijauhkan dari Hal Buruk
3. Doa Meminta Keselamatan dan Keberkahan
Arab: اَللّٰهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلَامَةً فِى الدِّيْنِ، وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ، اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِيْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَنَجَاةً مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ
Latin: Allaahumma innaa nas’aluka salaamatan fiddiin, wa ‘aafiyatan fil jasad, wa ziyadatan fil ‘ilmi, wa barakatan fir rizqi, wa taubatan qablal maut, wa rahmatan ‘indal maut, wa maghfiratan ba‘dal maut. Allahumma hawwin ‘alainaa fii sakaraatil maut, wan najaata minan naar, wal ‘afwa ‘indal hisaab.
Artinya: “Ya Allah, kami memohon kepada-Mu keselamatan dalam beragama, kesehatan badan, tambahan ilmu, keberkahan rezeki, tobat sebelum datangnya kematian, rahmat saat datangnya kematian, dan ampunan setelah kematian. Ya Allah, mudahkanlah kami ketika menghadapi sakaratul maut, berikan keselamatan dari api neraka, dan ampunan saat hisab.”
4. Doa Memohon Ampunan
Arab: اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Latin: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa‘fu ‘anni.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Malam Nuzulul Quran di bulan Ramadan merupakan waktu yang penuh berkah dan kemuliaan. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa serta ibadah agar memperoleh rahmat, ampunan, dan keberkahan dari Allah SWT. Dengan memanjatkan doa-doa tersebut, diharapkan hati menjadi lebih dekat dengan Al-Quran dan kehidupan semakin dipenuhi kebaikan.
Baca Juga: Doa Ketika Mengalami Mimpi Buruk, Jangan Lupa untuk Diamalkan
Sumber: NU Online
Editor : Silvi Maharani