SUKABUMIUPDATE.com - Tahu gak sih kalau ternyata masyarakat Sunda sejak zaman dulu juga punya sistem penanggalannya sendiri, dan saat ini sistem penanggalan tersebut masih digunakan oleh beberapa masyarakat Sunda. Namun, seiring berkembangnya zaman sistem penanggalan ini makin terlupakan bahkan banyak orang Sunda yang tidak mengetahui sistem penggalan tersebut.
Hampir sama dengan penanggalan Masehi dan Hijriyah, kalender Sunda (khususnya Caka Sunda) memiliki 12 nama bulan namun dengan nama-nama bulan yang berbeda. Bulan pada kalender Sunda diawali Kartika dan diakhiri Asuji. Sistem penanggalannya sendiri terdiri dari tiga sistem yaitu yang didasarkan pada peredaran bulan (Candra Caka Sunda), peredaran matahari (Kala Surya Saka Sunda) dan Kala Cakra Caka Sunda.
Baca Juga: Bukan Menggunakan Jam, Begini Cara Leluhur Sunda Menentukan Waktu
Nah, berikut ini nama-nama bulan dan hari yang ada pada penanggalan kalender Sunda
- Kartika = Januari
- Margasira = Februari
- Posya = Maret
- Maga = April
- Palguna = Mei
- Setra = Juni
- Wesaka = Juli
- Yesta = Agustus
- Asada = September
- Srawana = Oktober
- Badra = November
- Asuji = Desember
Penamaan hari dalam kalender Sunda
- Radite = Minggu
- Soma = Senin
- Anggara = Selasa
- Buda = Rabu
- Respati = Kamis
- Sukra = Jumat
- Tumpek = Sabtu
Baca Juga: Poe Lilikuran: Cara Orang Sunda Menandai 10 Hari Terakhir Ramadan
Dalam kalender Sunda, satu bulan biasanya memiliki jumlah hari berbeda ada yang berjumlah 29 hari dan 30 hari. Nah itulah nama-nama bulan dan hari pada kalender Sunda yang harus diketahui dan dilestarikan khususnya oleh masyarakat Sunda.
Editor : Dede Imran