Sukabumi Update

44 Istilah Geografi dalam Bahasa Sunda, Orang Sunda Wajib Tahu!

Ilustrasi - Istilah Geografi dalam Bahasa Sunda (Sumber : Sora)

SUKABUMIUPDATE.com - Istilah geografi dalam bahasa Sunda menggambarkan fitur alam khas Jawa Barat seperti pegunungan, perairan, dan dataran. Istilah umum meliputi Pasir (bukit), Lamping (lereng), Leuwi (bagian sungai dalam), Ranca (rawa), dan Jungkrang (jurang/lembah).

Terkadang istilah ini kerap dijadikan nama daerah, kampung, desa dan sebagainya seperti “Bojong Galing” Pasir Angin, “Leuwi Goong” dan sebagainya. Namun kini banyak orang Sunda terutama generasi muda yang sudah lupa atau bahkan tidak tahu dengan istilah-istilah geografi dalam bahasa Sunda tersebut.

Karena itu, sekarang kita akan membahas istilah geografai dalam bahasa Sunda untuk sama-sama belajar dan mengingat salah satu warisan budaya Sunda. Berikut adalah daftar istilah geografi dalam bahasa Sunda:

Baca Juga: Banyak Istilahnya! 30 Nama-nama Jatuh dalam Bahasa Sunda

  1. Alun-alun: Tanah lapang di pusat kota
  2. Babakan: Kampung yang baru dibuka
  3. Bangawan: Sungai Besar
  4. Bobojong atau Bojong: Daratan yang menjorok ke sungai
  5. Babantar: Bagian sungai yang dangkal
  6. Bubulak: Tanah lapang penuh rumput yang biasanya ada di kaki atau lereng gunung
  7. Pasir: Bukit atau gunung kecil.
  8. Lamping: Lereng atau kaki gunung.
  9. Mumunggang: Punggung gunung atau puncak gunung.
  10. Jungkrang: Jurang atau ngarai.
  11. Cadas/Karees: Tanah berbatu atau berpasir di pinggir sungai.
  12. Lemah: Tanah atau daratan.
  13. Reuma: Bekas ladang atau kebun.
  14. Leuwi: Bagian sungai yang dalam dan tenang.
  15. Ranca: Rawa atau tanah becek.
  16. Legon: Teluk kecil.
  17. Muara: Ujung sungai yang bertemu laut.
  18. Lembur: Kampung atau permukiman.
  19. Dayeuh: Ibukota atau kota.
  20. Régol: Kampung di belakang gedung kota.
  21. Tepis Wiring: Pinggiran kampung/dusun.
  22. Tetelar: Gundukan tanah di tengah sawah, sering untuk menggembala.
  23. Dungus: Semak-semak belukar.
  24. Karees: Tepian sungai yang banyak pasir
  25. Kebon: Tanah lapang yang dipakai untuk bercocok tanam
  26. Rorah: Aliran sungai berukuran kecil di pegunungan
  27. Sabang: Tanah yang diapit 2 sungai
  28. Sampalan: Tegalan atau tanah lapang di tengah hutan
  29. Situ: Danau besar
  30. Somang: Jurang yang sangat dalam
  31. Talaga: Danau yang terbentuk secara alami
  32. Tanjung: Tanah yang menjorok ke laut
  33. Tegalan: Tanah lapang yang ditumbuhi rerumputan atau seperti padang rumput
  34. Tutugan Gunung: Bagian gunung paling bawah atau biasa disebut kaki gunung
  35. Walungan: Sungai alami ukuran sedang hingga besar.
  36. Susukan: Sungai kecil biasanya ada campur tangan manusia
  37. Wahangan: Sungai besar lebih besar dari walungan
  38. Leubak: Daratan lebih rendah
  39. Balong atau kulah: Kolam ikan
  40. Huma: Tempat menanam padi di pegunungan
  41. Curug: Air terjun
  42. Galeungan: Pematang sawah
  43. Lengkob: lembah, lekukan tanah, atau area rendah yang dikelilingi perbukitan
  44. Sagara: Lautan atau samudera

Baca Juga: 24 Istilah Waktu dalam Bahasa Sunda, Wanci Sariak Layung

Itulah istilah-istilah geografis dalam bahasa Sunda yang harus diketahui dan dilestarikan terutama oleh orang asli Sunda.

Editor : Dede Imran

Tags :
BERITA TERKAIT