SUKABUMIUPDATE.com - Dalam budaya Sunda nama tempat atau ngaran patempatan menjadi salah satu hal penting. Ngaran patempatan ini bisa meliputi bangunan, tanah lapang gubuk dan sebagainya.
Contohnya seperti istilah “Balandongan” yang dalam budaya Sunda digunakan untuk menyebut bagian bangunan tempat menerima tamu. Selain Balandongan, masih banyak istilah nama tempat dalam bahasa Sunda.
Nah, berikut ini istilah nama tempat atau ngaran patempatan dalam budaya Sunda untuk menambah kosakata Bahasa Sunda kamu.
Baca Juga: 34 Istilah Patukangan atau Profesi dalam Budaya Sunda, Jangan Jadi O'ah
- Balandongan = Bagian bangunan untuk tempat menerima tamu
- Bale Desa = Kantor desa
- Bale kota = Kantor walikota
- Balé watangan = Kantor pengadilan
- Bale = Balai; bangunan
- Bédéng = Rumah kecil atau rumah yang disekat-sekat
- Buruan = Halaman rumah, biasanya ditanami bunga-bunga atau dijadikan taman
- Dayeuh = Kota
- Elos = Bangunan yang umumnya tidak memakai dinding berfungsi sebagai tempat menyimpan barang
- Garduh = Pos ronda tempat menjaga keamanan lingkungan
- Imah = Rumah, bangunan tempat tinggal manusia
- Jobong = Rumah kecil yang menempel di rumah lainnya
- Jongko = Kios, bangunan tempat dagang atau berjualan
- Landeuh = Tempat atau pemukiman yang lebih rendah
- Lebak = Tempat atau perkampungan yang lebih rendah
- Tonggoh = Tempat atau pemukiman yang ada di daerah lebih tinggi
- Masigit = Masjid, tempat ibadah umat Islam
- Masjid agung = Masjid besar, tempat ibadah umat Islam
- Lembur = Kampung
- Pacilingan = Tempat buang hajat
- Pancuran atau tampian = Tempat pemandian umum atau MCK di kampung biasanya terbuat dari bambu atau kayu di atas kolam
- Para = Tempat menyimpan kayu bakar, letaknya di atas tungku
- Paranjé = Kandang ayam atau itik
- Saung lisung = Saung tempat menyimpan lesung (tempat menumbuk padi)
- Saung ranggon = Saung tinggi tempat menunggu tanaman atau mengintip binatang
- Saung = Bangunan kecil di sawah, kebun, atau di huma
- Tajug = Mushola
- Tepis wiring = Sebutan untuk tempat di pinggiran atau perkampungan
Itulah istilah-istilah yang digunakan untuk nama tempat atau ngaran patempatan dalam budaya Sunda dan masih lestari hingga sekarang.
Editor : Dede Imran