SUKABUMIUPDATE.com- Emosi yang naik turun adalah hal yang sangat manusiawi. Dalam psikologi, emosi merupakan respons alami otak terhadap situasi tertentu, baik itu tekanan, konflik, maupun kelelahan. Namun, ketika emosi tidak dikelola dengan baik, hal ini bisa memengaruhi cara berpikir dan pengambilan keputusan.
Menariknya, saat seseorang sedang marah atau emosi tinggi, bagian otak yang dominan bekerja adalah emosi (amigdala), bukan logika. Inilah alasan kenapa banyak orang menyesal setelah bertindak saat marah. Lalu, bagaimana cara mengatur emosi dengan lebih bijak?
Dalam psikologi, kondisi ini sering disebut sebagai emotional hijacking, yaitu ketika emosi mengambil alih kontrol sehingga kita:
- Bertindak impulsif
- Sulit berpikir jernih
- Mengambil keputusan yang disesali
Karena itu, penting untuk memberi jeda sebelum bertindak.
Baca Juga: Selain Kulit Manggis, 10 Bahan Alami yang Bisa Bikin Kulit Glowing
Cara Mengatur Emosi Berdasarkan Psikologi
1. Jangan Langsung Mengambil Keputusan
Saat marah, hindari membuat keputusan penting. Secara psikologis, kemampuan berpikir rasional sedang menurun. Beri waktu 10–20 menit sampai emosi mereda.
2. Gunakan Teknik Pause (Jeda)
Dalam psikologi, jeda adalah cara sederhana untuk mengembalikan kontrol diri.
Contoh:
- Diam sejenak
- Menarik napas dalam
- Menjauh dari situasi
Ini membantu otak kembali ke mode rasional.
3. Hitung Sebelum Bereaksi
Teknik klasik seperti menghitung 1–10 ternyata punya dasar psikologis. Tujuannya untuk memberi waktu otak untuk mendinginkan emosi sebelum bertindak.
Baca Juga: Jangan Dibuang! Ini Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan dan Kecantikan
4. Kenali Trigger Emosi
Setiap orang punya pemicu emosi masing-masing, seperti kritik, tekanan, atau kelelahan. Dengan mengenali trigger:
kamu bisa lebih siap mengontrol reaksi.
5. Ubah Cara Berpikir (Reframing)
Dalam psikologi, ini disebut cognitive reframing. Cara ini membantu menurunkan intensitas emosi.
6. Ekspresikan Emosi dengan Sehat
Menahan emosi terus-menerus juga tidak baik.
Cara sehat:
- Menulis jurnal
- Curhat ke orang terpercaya
- Olahraga
7. Latih Self-Control Secara Konsisten
Mengatur emosi adalah keterampilan yang bisa dilatih. Semakin sering kamu melatih semakin kuat kontrol dirimu.
Mengatur emosi bukan hanya soal tidak marah, tapi soal:
- menjaga hubungan dengan orang lain
- menghindari penyesalan
- melindungi kesehatan mental
Dalam sudut pandang psikologi, emosi yang tidak terkendali bisa membuat kita kehilangan kendali atas tindakan dan keputusan. Oleh karena itu, penting untuk memberi jeda, tidak terburu-buru bereaksi, dan melatih kontrol diri.
Ingat, bukan emosinya yang salah tetapi bagaimana kita merespons emosi tersebutlah yang menentukan dampaknya dalam hidup kita.
Baca Juga: Dugaan Kekerasan Seksual di UI, 16 Mahasiswa Fakultas Hukum Terseret Kasus
Sumber: Psikologi Today
Editor : Silvi Maharani