SUKABUMIUPDATE.com - Orang Sunda punya cara tersendiri dalam menjalani hidup. Tidak selalu serius, tidak selalu rumit, tapi justru di situlah letak hangatnya.
Ada banyak kebiasaan kecil yang kalau dipikir-pikir terasa lucu, unik, bahkan kadang tidak masuk akal tapi tetap dilakukan sampai sekarang.
Dan anehnya, hal-hal sederhana itu justru sering bikin kangen. Nah, inilah beberapa kebiasaan orang Sunda yang bikin senyum sendiri. Mungkin kamu pernah melakukannya.
Baca Juga: 5 Ciri Sosok Ideal Orang Sunda yang Kini Mulai Jarang Ditemukan, Apa Kamu Termasuk?
1. Ditawari Makan Meski Makanan Tinggal Sedikit
Orang Sunda hampir selalu berkata “Mangga atuh, tuang heula” (Silahkan makan dulu) padahal makanannya sedikit, kadang cuma cukup untuk dirinya sendiri. Tapi bagi orang Sunda, menawarkan makanan itu bukan soal banyak atau sedikit. Itu bentuk penghormatan dan keramahan. Mau ada atau tidak ada, tamu tetap harus diajak makan.
2. Jawaban “Engké” yang Punya Banyak Arti
Kata “engké” bagi orang Sunda itu fleksibel sekali, bisa berarti nanti, sebentar lagi, tunggu dulu, atau menolak secara halus penolakan halus. Kata “Engké we nya” (nanti aja ya), artinya belum tentu benar-benar nanti. Tapi justru itu cara orang Sunda menjaga perasaan supaya tidak terdengar kasar.
3. Sudah Lapar, Tapi Tetap Bilang “Tong Ngarerepot”
Ini kebiasaan yang sering bikin senyum. Perut sebenarnya sudah lapar berat, tapi saat ditawari makan tetap menjawab “Ah tong repot-repot” (jangan ngerepotin). Padahal dalam hati berharap ditawari lagi dan sedikit dipaksa karena memang sudah lapar. Karena bagi orang Sunda, terlalu terus terang kadang terasa tidak enak.
Baca Juga: 7 Hal Sederhana Ini Hanya Dipahami Orang Sunda, Coba Cek Apa Kamu Juga Paham!
4. Lewat Depan Orang Harus Bilang “Punten”
Mau lewat di depan orang, pasti refleks bilang “Punten” (permisi), padahal cuma lewat sebentar. Tapi kalau tidak bilang punten, rasanya seperti ada yang kurang sopan. Kebiasaan kecil ini menunjukkan bagaimana orang Sunda sangat menjaga tata krama, bahkan dalam hal sederhana.
5. Ngobrol Lama Padahal Awalnya Tidak Penting
Orang Sunda bisa memulai obrolan dari hal sederhana: “Cuacana panas nya ayeuna” (Cuacanya sekarang panas ya). Lalu tiba-tiba ngobrol panjang ke mana-mana.
6. Ketemu Orang Langsung Ditanya “Bade ka mana”
Ini kebiasaan orang Sunda yang masih sering ditemukan sampai sekarang. Kalau ketemu orang langsung ditanya “Badé ka mana?” (mau kemana?) atau “Mulih ti mana” (habis dari mana?). Padahal orang tersebut belum tentu kenal dekat. Bagi orang Sunda, ini bukan bentuk kepo berlebihan, tapi bentuk sapaan hangat agar suasana terasa akrab.
7. Bilang “Muhun” Meski Kadang Belum Paham
Kadang saat dijelaskan sesuatu langsung bilang “Muhun… muhun…” (Iya… iya…). Padahal sebenarnya masih bingung. Tapi karena tidak enak memotong pembicaraan, akhirnya mengangguk dulu.
8. Saat ada Orang Lewat Depan Rumah
Saat ada orang lewat depan rumah biasanya langsung bilang “Mangga calik heula” (silahkan duduk dulu) atau “Cai-cai heula atu” (Menyuruh mampir sebentar). Ini adalah bentuk keramah tamahan orang Sunda bahkan kepada orang yang belum dikenal dekat sekalipun.
Kebiasaan orang Sunda memang sederhana dan kadang lucu. Tapi justru dari situlah terlihat bagaimana orang Sunda diajarkan menjaga perasaan, menghormati orang lain dan membuat suasana tetap hangat.
Editor : Dede Imran