SUKABUMIUPDATE.com - Bagi sebagian orang, Idul Adha mungkin menjadi pengalaman pertama untuk berkurban. Karena itu, wajar jika masih banyak pertanyaan muncul, mulai dari memilih hewan, aturan patungan, hingga proses pembagian daging.
Kurban sendiri adalah ibadah menyembelih hewan ternak pada hari raya Idul Adha dan hari Tasyrik sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, sekaligus meneladani kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.
Selain bernilai ibadah, qurban juga menjadi momen berbagi kepada sesama, terutama masyarakat yang membutuhkan. Agar tidak bingung, berikut panduan lengkap kurban untuk pemula yang bisa dipahami dengan mudah seperti dirangkum dari berbagai sumber.
Baca Juga: Patungan Kurban Makin Populer, Simak Dulu 7 Hal Ini Agar Sah dan Tidak Salah Paham
Baca Juga: Sering Terjadi Jelang Idul Adha, Ini 8 Kesalahan Saat Memilih Hewan Kurban
1. Tentukan Jenis Hewan Kurban
Hewan yang diperbolehkan untuk berkurban dan umum dipilih di Indonesia yaitu kambing, domba, sapi, kerbau dan unta. Ketentuannya sendiri yaitu 1 kambing untuk 1 orang sementara 1 sapi atau kerbau bisa untuk maksimal 7 orang.
2. Waktu Pelaksanaan Kurban
Penyembelihan hewan kurban dilakukan setelah shalat Idul Adha, hingga tanggal 13 Dzulhijjah (hari Tasyrik). Jika penyembelihan dilakukan sebelum shalat Id, maka tidak dihitung sebagai ibadah kurban.
3. Memilih Hewan Kurban yang Baik
Ini bagian penting yang sering membuat pemula bingung. Hewan kurban harus sehat, cukup umur, tidak cacat serta aktif dan tidak terlalu kurus. Jadi usahakan hindari hewan yang pincang, sakit, mata rusak, cacat (kehilangan bagian tubuhnya) atau sangat kurus.
4. Mengecek Hewan Kurban
Untuk memastikan hewan kurban yang dipilih baik, coba perhatikan mata cerah dan tidak sayu, nafsu makan baik, hidung tidak berlendir berlebihan, bulu bersih dan gerakan lincah. Jika memungkinkan, beli di peternak atau penjual terpercaya.
5. Patungan Kurban
Kalau dana terbatas, kurban sapi secara patungan bisa jadi solusi. Syaratnya maksimal 7 orang, semua peserta harus berniat kurban, sepakati biaya dan pembagian sejak awal.
6. Pilih Tempat Kurban yang Terpercaya
Jika bingung mau berkurban di mana, bisa pilih tempat-tempat yang biasanya menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban seperti masjid, peternak lokal, atau lembaga kurban terpercaya. Pastikan status hewan jelas, proses penyembelihan sesuai syariat, dan distribusi daging transparan.
7. Proses Penyembelihan Kurban
Penyembelihan biasanya dilakukan oleh panitia atau orang yang berpengalaman. Dalam Islam ada beberapa syarat yaitu hewan diperlakukan dengan baik, alat harus tajam, dan penyembelihan dilakukan sesuai syariat.
8. Pembagian Daging Kurban
Daging kurban biasanya dibagikan kepada warga sekitar, masyarakat kurang mampu, tetangga, dan sebagian untuk yang berkurban. Namun dalam pembagian tetap harus diutamakan yang membutuhkan, dan usahakan gunakan wadah ramah lingkungan.
Bagi pemula, kurban mungkin terasa membingungkan di awal. Namun dengan memahami dasar-dasarnya, ibadah ini bisa dijalani dengan lebih tenang dan bermakna. Yang terpenting bukan sekadar membeli hewan, tetapi memahami nilai pengorbanan dan kepedulian yang ada di balik ibadah kurban itu sendiri.
Editor : Dede Imran