SUKABUMIUPDATE.com - Bulan Dzulhijjah adalah salah satu bulan mulia bagi umat Islam, terutama di sepuluh hari pertama bulan ini yang memiliki keutamaan luar biasa serta penuh berkah.
Maka dari itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, amalan, dan berdoa. Karena sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah disebut sebagai hari-hari terbaik sepanjang tahun untuk beramal.
Salah satu cara untuk mendapatkan keberkahan, pahala, dan kemuliaan bulan Dzulhijjah adalah dengan melaksanakan puasa sunnah selama 9 hari berturut-turut atau memilih hari-hari tertentu sesuai kemampuan.
Pasalnya sepuluh hari pertama Dzulhijjah merupakan momentum terbaik bagi umat Islam untuk meraih kemuliaan serta keberkahan dengan meningkatkan kualitas ibadah. Oleh sebab itu, jangan sia-siakan kesempatan ini.
Baca Juga: Jangan Lewatkan, Ini Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Berikut adalah jadwal puasa Dzulhijjah 2026 dan tata cara pelaksanaannya.
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026
Berdasarkan prediksi di kalender Hijriah 1447 H Indonesia, 1 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Itu berarti puasa sunnah Dzulhijjah di sembilan hari pertama dilaksanakan dari hari Senin, berikut jadwal lengkapnya:
- 1 Dzulhijjah: Senin, 18 Mei 2026
- 2 Dzulhijjah: Selasa, 19 Mei 2026
- 3 Dzulhijjah: Rabu, 20 Mei 2026
- 4 Dzulhijjah: Kamis, 21 Mei 2026
- 5 Dzulhijjah: Jumat, 22 Mei 2026
- 6 Dzulhijjah: Sabtu, 23 Mei 2026
- 7 Dzulhijjah: Minggu, 24 Mei 2026
- 8 Dzulhijjah (Puasa Tarwiyah): Senin, 25 Mei 2026
- 9 Dzulhijjah (Puasa Arafah): Selasa, 26 Mei 2026
Perlu diingat puasa sunnah pada 10 Dzulhijjah atau hari raya Idul Adha yang diperkiraan jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026 dilarang. Begitupun dengan hari-hari Tasyriq di hari 11-13 Dzulhijjah.
Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah Lengkap dengan Artinya
Tata Cara Puasa Dzulhijjah
1. Niat Puasa
Niat puasa di malam hari sebelum fajar atau sebelum subuh. Dirangkum dari berbagai sumber Ibadah ini terdiri dari 3 jenis, yaitu puasa 1-7 Dzulhijjah, lalu adapuasa Tarwiyah tanggal 8, dan puasa Arafah tanggal 9.
Niat Puasa 1-7 Dzulhijjah
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذُوالْحِجَّةٌ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma syahru dzulhijjah sunnatan lillaahi ta'aala.
Artinya: "Aku berniat puasa bulan Dzulhijjah, sunnah karena Allah Ta'ala."
Niat Puasa 8 Dzulhijjah (Tarwiyah)
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillāhi Ta'ala.
Artinya: "Saya berniat melakukan puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta'ala."
Niat Puasa 9 Dzulhijjah (Arafah)
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma 'arafata sunnatan lillaahi ta'aala.
Artinya: "Aku berniat puasa 'Arafah, sunnah karena Allah Ta'ala."
2. Waktu Pelaksanaan Puasa Dzulhijjah
Untuk melaksanakan puasa sunnah Dzulhijjah sama seperti puasa Ramadan, yaitu mulai dari terbit matahari hingga terbenam atau memasuki waktu magrib. Meski puasanya bersifat sunnah, sebaiknya tetap sahur.
Itulah jadwal dan tata cara pelaksanaan puasa Dzulhijjah 2026 ini. Selain puasa, umat Islam dapat melaksanakan ibadah lain di bulan Dzulhijjah ini seperti berdzikir, membaca Al-Qur’an dan shalat sunnah untuk mendapatkan keberkahan.
Sumber: berbagai sumber
Editor : Octa Haerawati