SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat Sunda mengenal yang namanya kila-kila atau pertanda. Dalam budaya Sunda, kila-kila adalah tanda atau firasat yang dipercaya memberi isyarat tentang sesuatu.
Biasanya berasal dari pengamatan alam baik kondisi sekitar maupun perilaku binatang, kebiasaan hidup,n dan cerita turun-temurun dari orang tua dulu atau biasa dikatakan “ceuk kolot baheula” (kata orang tua dulu).
Kila-kila ini sebagian memang terdengar mistis, tapi banyak juga yang sebenarnya lahir dari pengalaman masyarakat zaman dulu yang sangat dekat dengan alam.
Nah, berikut ini daftar kila-kila Sunda lengkap dengan artinya yang masih dipercaya sampai sekarang.
Baca Juga: Mengenal Kila-kila Sunda: Kepercayaan Orang Tua Dulu Saat Membaca Tanda Alam
Baca Juga: 50 Contoh Pepeling Sunda Lengkap dengan Artinya, “Tong Gede Hulu!”
1. Kukupu asup ka imah
Kupu-kupu yang masuk ke dalam rumah dipercaya sebagai pertanda akan ada tamu datang.
2. Cakcak disada waktu aya nu nyarita
Jika ada cicak berbunyi saat seseorang bicara, konon itu pertandan jika ucapan itu dianggap benar. Makanya sering ada yang bilang “Tah, aya cakcak!”
3. Sireum pindah rame-rame
Semut berpindah ramai-ramai dipercaya sebagai pertanda akan turun hujan.
4. Panon kedutan
Mata berkedut dipercaya akan bertemu seseorang, mendapat kabar, atau mengalami sesuatu peristiwa dalam waktu dekat.
5. Ceuli ngadegung
Jika telinga berdenging, konon ada yang sedang membicarakan kita.
6. Manuk gagak Disada tipeuting
Gagak berbunyi malam hari, dulu dianggap pertanda kabar kurang baik.
7. Angin gede dadakan
Angin besar tiba-tiba dipercaya ada sesuatu yang “lewat”.
8. Ucing disada peuting
Kucing bersuara terus malam hari pertanda akan ada tamu atau suasana kurang baik.
9. Anjing ngagogog ka langit peuting
Anjing menggonggong ke langit malam dulu sering dianggap melihat makhluk tak kasat mata.
10. Pare atawa tangkal ngadadak loba hama
Tanaman tiba-tiba diserang hama dipercaya sebagai pertanda musim akan berubah.
11. Hawu hese hurung
Api di tungku dapur sulit menyala dipercaya ada suasana rumah yang kurang baik.
12. Ngimpi huntu coplok
Mimpi gigi copot jadi salah satu kila-kila paling terkenal yang sering dikaitkan dengan kabar duka.
13. Gelas peupeus sorangan
Gelas pecah sendiri dipercaya ada pertanda perubahan atau masalah.
14. Lampu ngadadak pareum terus hurung deui
Lampu mati lalu menyala lagi kadang dianggap ada “yang lewat”.
15. Hayam kongkorongok tengah peuting
Ayam berkokok tengah malam dulu dianggap tanda suasana gaib tertentu.
16. Langit beureum waktu sareupna
Langit merah saat senja diyakini sebagai pertanda perubahan cuaca.
17. Tangkal gede sada tipeuting
Pohon besar berbunyi malam hari sering dianggap ada penghuni gaibnya.
18. Aya sora lengkah di hateup peuting
Ada suara langkah di atap malam hari dulu sering bikin takut anak-anak.
19. Manuk asup ka imah
Burung masuk ke dalam rumah dipercaya membawa kabar tertentu.
20. Kabut turun leuwih gancang
Kabut turun terlalu cepat pertanda cuaca akan berubah.
Itulah contoh kila-kila Sunda dan artinya. Sekarang mungkin banyak kila-kila dianggap sekadar cerita lama.
Tapi di balik semua itu, tersimpan kenangan tentang cara hidup orang Sunda dulu yang begitu dekat dengan alam dan penuh rasa peka terhadap sekelilingnya.
Editor : Dede Imran