SUKABUMIUPDATE.com - Menjelang Idul Adha, ada banyak amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam. Amalan-amalan ini dilakukan untuk menyambut hari raya dengan lebih khusyuk sekaligus meneladani ajaran Nabi Muhammad SAW.
Amalan sunnah Idul Adha bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi mengandung banyak nilai mulai dari kebersihan, kedisiplinan, kepedulian sosial, hingga penghambaan kepada Allah SWT.
Berikut beberapa amalan sunnah Idul Adha yang cukup dikenal beserta penjelasannya seperti dirangkum dari berbagai sumber.
Baca Juga: 10 Ucapan Idul Adha 1447 H Bernuansa Islami Bahasa Sunda Lengkap dengan Artinya
Baca Juga: Amalan yang Bisa Dilakukan Wanita Haid di Bulan Dzulhijjah Menjelang Idul Adha
1. Mandi Sebelum Shalat Ied
Sebelum berangkat melaksanakan shalat Idul Adha, umat Islam dianjurkan mandi terlebih dahulu.
Tujuannya untuk membersihkan diri, menjaga kesegaran, dan menyambut hari raya dalam keadaan terbaik.
2. Memakai Pakaian Terbaik
Saat Idul Adha, dianjurkan memakai pakaian terbaik yang dimiliki. Tidak harus baru, yang terpenting bersih, rapi, dan sopan. Ini merupakan salah satu bentuk penghormatan terhadap hari raya Islam.
3. Berangkat Lebih Awal ke Tempat Shalat Ied
Datang lebih awal memberi kesempatan untuk memperbanyak takbir, berdoa, dan mempersiapkan diri sebelum khutbah dimulai. Biasanya suasana pagi Idul Adha juga terasa sangat khidmat dan penuh kebersamaan.
4. Memperbanyak Takbir
Takbir menjadi ciri khas Idul Adha. Lafaz “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallaahu wallaahu Akbar, Allahu Akbar walillahil hamd.”
Takbir dianjurkan sejak malam Idul Adha, hingga hari Tasyrik dan menjadi bentuk pengagungan kepada Allah SWT.
5. Berjalan Kaki ke Tempat Shalat Jika Mampu
Dalam beberapa riwayat, Nabi Muhammad dianjurkan berjalan kaki menuju tempat shalat Id bila memungkinkan. Selain sunnah juga mempererat interaksi dengan masyarakat, dan menambah suasana kebersamaan.
6. Melewati Jalan yang Berbeda Saat Pulang
Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk pergi melalui satu jalan, lalu pulang melalui jalan lain. Hikmah dari anjuran ini yaitu bisa memperluas silaturahmi, menyebarkan syiar Islam, dan menyapa lebih banyak orang.
7. Menunda Makan Sebelum Shalat Idul Adha
Berbeda dengan Idul Fitri, pada Idul Adha umat Islam dianjurkan tidak makan terlebih dahulu sebelum shalat Id. Kemudian setelah pulang baru makan, terutama dari daging kurban jika ada. Hal ini menjadi salah satu pembeda antara Idul Fitri dan Idul Adha.
8. Berkurban bagi yang Mampu
Ibadah kurban menjadi amalan utama saat Idul Adha. Melalui kurban, umat Islam belajar keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Kurban juga meneladani kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.
9. Mempererat Silaturahmi
Hari raya menjadi momen untuk saling memaafkan, berkumpul bersama keluarga, dan berbagi kebahagiaan. Meski identik dengan kurban, Idul Adha juga punya nuansa kebersamaan yang kuat.
10. Memperbanyak Sedekah dan Berbagi
Selain daging kurban, umat Islam juga dianjurkan untuk membantu sesama, berbagi makanan, dan memperhatikan tetangga atau warga yang membutuhkan.
Itulah beberapa amalan sunnah saat hari raya Idul Adha yang sebaiknya jangan ditinggalkan untuk mendapat keberkahan dan pahala dari Allah S.W.T.
Editor : Dede Imran