Sukabumi Update

Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H, Dessy Susilawati: Hijrah Menuju Lebih Baik

Ucapan selamat tahun baru Islam anggota DPRD Jawa Barat, Dessy Susilawati (Sumber: dok tim)

SUKABUMIUPDATE.com - Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang jatuh pada 1 Muharram 1448 H / 16 Juni 2026 disambut dengan pesan reflektif dari anggota DPRD Jawa Barat, Dessy Susilawati. Politisi perempuan Partai Amanat Nasional ini mengajak masyarakat untuk menjadikan tahun baru sebagai semangat baru dalam hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

Tahun Baru Islam atau 1 Muharram bukan sekadar pergantian kalender, melainkan momentum spiritual yang mengingatkan umat Islam pada peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Hijrah tersebut menjadi tonggak lahirnya masyarakat Islam yang berdaulat dan menjadi dasar penetapan kalender Hijriah oleh Khalifah Umar bin Khattab pada tahun 638 M.

Baca Juga: Refleksi 1 Muharram 1448 H, Kepala Bapperida Sukabumi: Momentum untuk Perubahan yang Lebih Baik

Muharram sendiri dipilih sebagai awal tahun karena termasuk bulan suci (Al-Asyhur Al-Hurum) yang dimuliakan Allah SWT. Meski hijrah terjadi di bulan Rabiul Awal, Muharram dianggap tepat sebagai permulaan tahun baru karena datang setelah ibadah haji di bulan Dzulhijjah.

Dalam tradisi Islam, Tahun Baru Hijriah memiliki nilai spiritual yang mendalam. Bulan Muharram menjadi momentum muhasabah, introspeksi diri, dan memperkuat keimanan. Tanggal 10 Muharram atau Hari Asyura juga memiliki keistimewaan dengan anjuran berpuasa dan memperbanyak amal saleh. Makna hijrah sendiri tidak hanya perpindahan fisik, tetapi simbol perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

Baca Juga: Deklarasi Amsterdam: Masyarakat Sipil Indonesia di Belanda Dukung Pembentukan Blok Politik Alternatif

Di Indonesia, peringatan Tahun Baru Islam sering diisi dengan pawai budaya, doa bersama, dan kegiatan sosial. Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Dessy Susilawati menegaskan momen ini merupakan pesan memperkuat semangat hijrah dan kebersamaan umat. 

Berbeda dengan tahun baru Masehi, peringatan ini lebih menekankan refleksi spiritual daripada pesta atau hiburan. Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H menjadi ajakan untuk memulai lembaran baru dengan semangat hijrah, memperkuat iman, dan meneguhkan komitmen sosial. 

Baca Juga: Makan Bergizi Gratis Bakal Disetop Sementara oleh BGN Saat Libur Sekolah

Sejarah penetapan kalender Hijriah dan makna bulan Muharram sebagai bulan suci menegaskan bahwa pergantian tahun ini adalah momentum refleksi, bukan sekadar tradisi. (adv)

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT