Sukabumi Update

Arti Pepeling Sunda "Elmu Luhung, Lampah Kudu Bener" Masih Relevan Sampai Sekarang

Ilustrasi - Pepeling "Elmu Luhung, Lampah Kudu Bener" tetap relevan hingga sekarang. Di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Sumber : AI chatGPT)

SUKABUMIUPDATE.com - Dalam budaya Sunda dikenal yang disebut pepeling atau pengingat yang bertujuan untuk mengingatkan manusia agar selalu menjaga perilaku dan sikap baik

Salah satu pepeling Sunda yang cukup populer adalah "Elmu luhung, lampah kudu bener." Pepeling memiliki makna yang sangat dalam.

Secara harfiah, ungkapan ini berarti:”Elmu luhung” (ilmu yang tinggi atau pengetahuan yang luas) dan “lampah kudu bener” (perilaku atau tindakan harus benar)

Pepeling ini mengajarkan bahwa setinggi apa pun ilmu yang dimiliki seseorang, ilmu tersebut harus diwujudkan dalam perilaku yang baik, jujur, dan bertanggung jawab.

Baca Juga: Leuweung Kabuyutan di Sukabumi, Hutan Keramat dengan Mata Air yang Masih Jadi Tujuan Ziarah

Makna Filosofis

Dalam pandangan masyarakat Sunda, ilmu bukan hanya untuk menambah kecerdasan, tetapi juga untuk membentuk akhlak.

Seseorang yang berpendidikan tinggi namun bersikap sombong, tidak jujur, atau menyalahgunakan ilmunya dianggap belum mengamalkan hakikat ilmu yang sesungguhnya.

Pepeling ini mengingatkan bahwa nilai seseorang tidak hanya diukur dari seberapa banyak pengetahuan yang dimiliki, tetapi juga dari bagaimana ia bersikap dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Leuweung Kabuyutan di Sukabumi, Hutan Keramat dengan Mata Air yang Masih Jadi Tujuan Ziarah

Penerapan dalam Kehidupan

Beberapa contoh penerapan pepelingSunda ini antara lain:

  • Seorang guru tidak hanya pandai mengajar, tetapi juga menjadi teladan bagi murid-muridnya.
  • Seorang dokter menggunakan ilmunya untuk menolong pasien dengan penuh integritas, bukan semata-mata mencari keuntungan.
  • Seorang pemimpin memanfaatkan pengetahuan dan kemampuannya untuk melayani masyarakat secara adil dan bijaksana.
  • Seorang pelajar tidak hanya mengejar nilai tinggi, tetapi juga menghormati orang tua, guru, dan teman.

Relevansi di Era Modern

Pepeling ini tetap relevan hingga sekarang. Di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, masyarakat membutuhkan orang-orang yang bukan hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki etika dan karakter yang baik.

Kemampuan tanpa moral dapat disalahgunakan, sedangkan ilmu yang disertai perilaku yang benar akan membawa manfaat bagi banyak orang.

Editor : Dede Imran

Tags :
BERITA TERKAIT