SUKABUMIUPDATE.com – Instagram kembali menjadi perbincangan hangat setelah meluncurkan fitur terbaru berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang memungkinkan pengguna mengedit foto dan video secara instan melalui Instagram Story.
Fitur tersebut bernama Restyle, yang dapat diakses langsung melalui menu Story Instagram tanpa perlu menggunakan aplikasi edit foto pihak ketiga. Dengan fitur ini, pengguna cukup memasukkan perintah teks (prompt) untuk mengubah tampilan foto sesuai keinginan.
Kehadiran fitur Restyle langsung viral di media sosial karena memungkinkan pengguna menambahkan, menghapus, atau mengubah berbagai elemen dalam foto hanya dalam hitungan detik. Mulai dari mengganti latar belakang, mengubah pakaian, hingga menciptakan efek visual sinematik yang estetik.
Tak heran, banyak kreator konten membagikan berbagai prompt AI yang diklaim mampu menghasilkan foto Instagram Story yang lebih menarik dan berpotensi meningkatkan interaksi audiens.
Baca Juga: Ingin Hasil AI Lebih Maksimal? Kenali Teknik Menyusun Prompt yang Tepat
Bagi Anda yang ingin mencoba fitur terbaru ini, berikut 15 contoh prompt AI Instagram yang sedang viral.
1. Latar Pantai Saat Sunset
Ubah latar belakang menjadi pantai saat golden hour (matahari terbenam). Gunakan warna hangat oranye keemasan. Subjek menghadap ke arah laut dengan pencahayaan lembut dari belakang. Gaya fotografi sinematik dan puitis.
2. Street Fashion Flash Malam Hari
Gunakan foto yang diunggah sebagai referensi utama dan pertahankan identitas wajah. Buat suasana jalanan malam dengan efek flash kamera yang kuat pada wajah dan tubuh bagian depan. Latar belakang berupa gang kota atau trotoar yang redup dan sedikit blur. Tambahkan nuansa fashion urban yang sedang viral.
3. Flash Portrait Pantai Malam
Gunakan potret yang diunggah sebagai referensi utama. Buat foto di tepi pantai pada malam hari dengan pencahayaan flash langsung yang menerangi wajah dan pakaian, sementara laut dan langit tetap gelap. Tambahkan efek angin pada rambut dan sedikit grain untuk menciptakan kesan kamera digital.
4. Gaya Kamera Digital Y2K
Ubah foto menjadi gaya kamera digital awal tahun 2000-an. Tambahkan kulit berkilau, bayangan flash yang tegas, aksesori pastel atau perak, serta latar pesta yang lembut. Gunakan tone warna sedikit dingin dengan grain ringan khas kamera saku.
5. Versi Dulu dan Sekarang Saat Ulang Tahun
Buat adegan realistis yang menampilkan versi masa kecil dan versi dewasa dari orang yang sama sedang duduk berhadapan di meja ulang tahun. Tambahkan kue ulang tahun di tengah meja dengan angka usia saat ini serta label tahun pada masing-masing karakter.
6. Foto Retro ala Kamera Analog
Ubah foto menjadi hasil kamera film tahun 1990-an dengan tone kecokelatan, grain halus, pencahayaan hangat, serta bingkai tipis seperti cetakan foto analog.
7. Foto Keluarga Estetik
Buat foto keluarga realistis di ruang tamu modern dengan pencahayaan alami. Tampilkan ayah, ibu, dan dua anak yang duduk di sofa sambil tersenyum ke arah kamera. Gunakan tone golden hour yang hangat.
8. Studio Hitam Putih Estetik
Ubah foto menjadi sesi pemotretan studio monokrom. Gunakan pencahayaan dramatis hitam-putih dengan kontras tinggi. Tambahkan jas hitam klasik dan nuansa majalah fashion internasional.
9. Foto di Dalam Lift Viral
Buat foto sinematik di dalam lift menggunakan efek kamera ultra-wide dari sudut atas. Subjek berdiri di tengah lift dengan ekspresi santai dan memakai kacamata hitam. Tambahkan pantulan kaca serta efek flash kamera.
10. Ubah Menjadi Foto Polaroid
Transformasikan foto menjadi hasil kamera Polaroid dengan sedikit blur, pencahayaan alami, dan latar belakang tirai putih. Pertahankan ekspresi wajah dan buat pose terlihat natural.
11. Nuansa Winter di Tokyo
Gunakan wajah asli tanpa perubahan. Tampilkan subjek berjalan di jalan bersalju Tokyo pada malam hari dengan lampu kota yang berpendar lembut. Tambahkan coat wol abu-abu, syal putih, dan suasana sinematik ala Jepang.
12. Nostalgia Kamera Sekali Pakai 90-an
Transform this photo into a faded late-90s disposable camera memory. Add warm cinematic lighting, dusty film grain, soft motion blur, and a warm sunset glow leaking from one corner. Keep the original face.
13. Tokyo Hujan Tahun 1986
Place the subject inside a rainy Tokyo street in 1986 at night. Add glowing neon reflections on the wet asphalt, cinematic fog, and realistic atmospheric lighting that matches the subject's face.
14. Menjadi Action Figure 3D
Transform the subject into a highly detailed 3D collectible vinyl figurine with smooth plastic textures and miniature accessories, standing inside a premium limited-edition toy packaging box.
15. Sunset Pantai dengan Flash Estetik
Change the background to a beach at sunset with a deep purple and orange sky. Apply a harsh smartphone camera flash effect on the subject, creating strong highlights and soft shadows.
Cara Menggunakan Fitur AI Restyle di Instagram Story
Untuk mencoba fitur Restyle, ikuti langkah berikut:
- Buka aplikasi Instagram.
- Geser ke kanan untuk membuat Story baru.
- Ambil foto atau unggah foto dari galeri.
- Ketuk ikon Restyle atau menu edit AI di bagian atas layar.
- Pilih area foto yang ingin diubah atau ubah seluruh latar belakang.
- Ketik atau tempel salah satu prompt di atas.
- Tunggu beberapa saat hingga AI memproses gambar.
- Setelah selesai, unggah hasilnya ke Instagram Story.
- Manfaat Fitur Restyle Instagram
Fitur Restyle memberikan kemudahan bagi pengguna untuk menghasilkan foto yang lebih kreatif tanpa perlu menguasai aplikasi edit profesional. Dengan bantuan AI, proses pengeditan menjadi lebih cepat, praktis, dan tetap menghasilkan visual yang menarik.
Meski demikian, hasil terbaik tetap bergantung pada kualitas foto awal dan ketepatan prompt yang digunakan. Semakin spesifik instruksi yang diberikan, semakin sesuai pula hasil yang dihasilkan AI.
Dengan hadirnya fitur ini, Instagram semakin memperluas penggunaan kecerdasan buatan dalam dunia kreatif digital. Bagi Anda yang gemar membuat konten, tidak ada salahnya mencoba berbagai prompt di atas untuk menghasilkan Instagram Story yang lebih estetik dan menarik perhatian audiens. Selamat mencoba!
Sumber: Berbagai Sumber
Penulis: Siti Sayyidatunnisa, Mahasiswa Magang Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Editor : Denis Febrian