Sukabumi Update

Viral Pendaki Tektok Gunung Gede Dievakuasi, TNGGP Ingatkan Jangan Asal Ikut Tren

Tangkapan layar video viral pendaki tektok Gunung Gede dievakuasi petugas dengan cara digendong. (Sumber Foto: IG Infojawabarat)

SUKABUMIUPDATE.com – Sebuah video yang memperlihatkan rombongan pendaki tektok Gunung Gede dievakuasi petugas viral di media sosial pada Selasa (14/7/2026).

Dalam video tersebut, sejumlah pendaki tampak mendapat bantuan dari petugas setelah dilaporkan mengalami kelelahan saat melakukan pendakian tanpa menginap atau tektok.

Viralnya video tersebut memicu berbagai tanggapan warganet. Tak sedikit yang mempertanyakan apakah Gunung Gede cocok bagi pendaki pemula dan apakah pendakian tektok dapat dilakukan oleh siapa saja.

Di berbagai unggahan media sosial, sejumlah netizen menilai tren tektok ke Gunung Gede belakangan semakin diminati. Namun, banyak pula yang mengingatkan bahwa pendakian gunung tidak bisa dilakukan hanya karena mengikuti tren atau fenomena fear of missing out (FOMO).

Meski pendakian tektok ke Gunung Gede memungkinkan dilakukan, aktivitas tersebut tetap membutuhkan persiapan matang, baik dari sisi fisik, mental, maupun perlengkapan pendakian.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Penginapan di Kaki Gunung Gede Pangrango Sukabumi, Suasananya Sejuk dan Asri

Menanggapi video yang viral tersebut, Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Agus Deni, mengatakan pendakian di kawasan TNGGP pada prinsipnya aman dilakukan selama para pendaki mematuhi aturan yang telah ditetapkan.

"Selama mengikuti aturan pendakian di TNGGP yang telah ditetapkan tidak masalah," ujar Agus Deni kepada sukabumiupdate.com, Selasa (14/7/2026).

Meski demikian, Agus mengingatkan bahwa pendakian tektok memiliki tantangan tersendiri karena dilakukan dalam waktu relatif singkat tanpa bermalam di gunung. Karena itu, calon pendaki harus memastikan kondisi tubuh benar-benar prima sebelum melakukan pendakian.

"Hanya saja khusus pendakian tektok yang tanpa menginap, kami selalu menghimbau kepada seluruh calon pendaki agar memastikan kondisi prima dan menggunakan serta membawa perlengkapan sesuai standar pendakian yang telah ditetapkan," katanya.

Baca Juga: Adu Banteng Toyota Raize dan Truk Boks di Cisaat Sukabumi, Mobil Berputar hingga Berbalik Arah

Selain kondisi fisik, logistik dan perlengkapan pendakian juga menjadi faktor penting yang harus dipersiapkan. Pendaki disarankan membawa kebutuhan air minum, makanan berenergi, perlengkapan pelindung cuaca, lampu penerangan, serta perlengkapan keselamatan lainnya sesuai standar pendakian.

Gunung Gede sendiri merupakan salah satu destinasi pendakian favorit di Jawa Barat yang kerap dikunjungi pendaki pemula maupun berpengalaman. Namun medan pendakian yang cukup panjang dan perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu membuat setiap pendaki tetap harus mempersiapkan diri dengan baik.

Balai Besar TNGGP mengimbau masyarakat untuk tidak menjadikan pendakian gunung sekadar ajang mengikuti tren media sosial. Pendakian harus dilakukan dengan perencanaan yang matang agar keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan tetap terjaga.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT