SUKABUMIUPDATE.com - Menjaga kesehatan hingga usia lanjut bukan hanya soal faktor genetik. Gaya hidup sehari-hari memiliki peran besar dalam menentukan kualitas hidup, risiko penyakit kronis, hingga harapan hidup seseorang. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten justru memberikan manfaat jangka panjang bagi tubuh. Berikut tujuh kebiasaan yang direkomendasikan oleh para ahli kesehatan agar tubuh tetap sehat hingga usia tua.
1. Rutin Melakukan Aktivitas Fisik
Aktivitas fisik menjadi salah satu fondasi utama untuk menjaga kesehatan. Dilansir dari (WHO) merekomendasikan orang dewasa melakukan aktivitas fisik intensitas sedang selama 150–300 menit per minggu, atau aktivitas intensitas tinggi selama 75–150 menit per minggu.
Olahraga secara rutin dapat membantu:
- Menjaga kesehatan jantung.
- Mengontrol berat badan.
- Memperkuat tulang dan otot.
- Menurunkan risiko diabetes tipe 2.
- Mengurangi risiko stroke dan beberapa jenis kanker.
Tidak harus berolahraga berat. Jalan kaki, bersepeda, berenang, atau berkebun juga termasuk aktivitas fisik yang bermanfaat jika dilakukan secara rutin.
Baca Juga: 7 Tanaman Herbal yang Membantu Menjaga Kesehatan Pernapasan
2. Mengonsumsi Makanan Bergizi Seimbang
Pola makan sehat berperan penting dalam mencegah berbagai penyakit kronis. Menganjurkan konsumsi makanan yang terdiri dari:
- Sayur dan buah setiap hari.
- Sumber protein seperti ikan, telur, tahu, tempe, dan kacang-kacangan.
- Karbohidrat secukupnya.
- Membatasi gula, garam, dan lemak berlebih.
Selain itu, memilih makanan segar dibandingkan makanan ultra-proses dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan metabolisme tubuh.
3. Tidur yang Cukup dan Berkualitas
Tidur bukan sekadar waktu untuk beristirahat, tetapi juga saat tubuh memperbaiki jaringan, memperkuat sistem imun, dan menjaga fungsi otak.
Orang dewasa dianjurkan tidur sekitar 7–9 jam setiap malam. Kurang tidur secara terus-menerus dikaitkan dengan meningkatnya risiko:
- Penyakit jantung.
- Diabetes.
- Obesitas.
- Gangguan daya ingat.
- Depresi.
Agar tidur lebih berkualitas, usahakan memiliki jadwal tidur yang teratur dan batasi penggunaan gawai sebelum tidur.
4. Minum Air Putih yang Cukup
Air membantu menjaga fungsi organ, mengatur suhu tubuh, melancarkan pencernaan, dan membawa nutrisi ke seluruh tubuh.
Kebutuhan cairan setiap orang berbeda, tergantung usia, aktivitas, serta kondisi kesehatan. Namun, jangan menunggu haus untuk mulai minum karena rasa haus bisa menjadi tanda awal tubuh mulai kekurangan cairan.
Baca Juga: Jay Idzes Masuk Radar PSG, Bek Timnas Indonesia Berpeluang Gabung Juara Liga Champions
5. Tidak Merokok dan Membatasi Konsumsi Alkohol
Merokok merupakan salah satu faktor risiko utama berbagai penyakit serius, termasuk kanker paru, penyakit jantung, stroke, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
Sementara itu, konsumsi alkohol berlebihan juga dapat meningkatkan risiko penyakit hati, tekanan darah tinggi, hingga beberapa jenis kanker.
6. Mengelola Stres dengan Baik
Stres yang berlangsung lama dapat memengaruhi hampir seluruh sistem tubuh. Kondisi ini dapat meningkatkan tekanan darah, mengganggu kualitas tidur, menurunkan daya tahan tubuh, hingga meningkatkan risiko gangguan kecemasan dan depresi.
7. Rutin Melakukan Pemeriksaan Kesehatan
Banyak penyakit kronis berkembang tanpa gejala pada tahap awal. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan berkala sangat penting untuk mendeteksi masalah sedini mungkin.
Pemeriksaan yang umumnya dianjurkan meliputi:
- Tekanan darah.
- Gula darah.
- Kolesterol.
- Berat badan dan indeks massa tubuh (IMT).
- Pemeriksaan kesehatan sesuai usia dan faktor risiko, seperti skrining kanker tertentu.
Menjaga tubuh tetap sehat hingga usia tua tidak memerlukan langkah yang rumit. Kebiasaan sederhana seperti rutin bergerak, makan bergizi seimbang, tidur cukup, minum air yang cukup, menghindari rokok, mengelola stres, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala terbukti membantu menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.
Mulailah menerapkan kebiasaan tersebut secara bertahap dan konsisten. Perubahan kecil yang dilakukan setiap hari dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan dan kualitas hidup di masa depan.
Baca Juga: Gempa Laut Pangandaran yang Guncang Sukabumi Dipicu Sesar Aktif, Tidak Berpotensi Tsunami
Sumber : WHO
Editor : Silvi Maharani