Sukabumi Update

Atasi Sampah Plastik, Mahasiswa KKN UMMI Sulap Botol Bekas Jadi Rak Buku dan Sepatu di Sukaharja

Mahasiswa KKN UMMI bersama guru dan siswa SDN Sukaharja berfoto bersama usai kegiatan edukasi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick yang diolah menjadi rak sepatu dan tempat buku. (Sumber Foto: KKN UMMI)

SUKABUMIUPDATE.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sinergi Kelompok VII Desa Sukaharja Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) melaksanakan program pemanfaatan ecobrick di SDN Sukaharja, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini sekaligus mengolah sampah plastik menjadi barang yang memiliki nilai guna.

Melalui program tersebut, para siswa diajak memanfaatkan sampah plastik sekali pakai yang banyak ditemukan di lingkungan sekitar, seperti kantong kresek dan bungkus makanan. Sampah plastik yang telah dibersihkan dipotong kecil-kecil, kemudian dimasukkan ke dalam botol bekas air mineral dan dipadatkan hingga menjadi ecobrick.

Botol-botol yang telah terisi penuh kemudian dirangkai menjadi fasilitas sederhana yang dapat digunakan di sekolah, seperti tempat buku dan rak sepatu untuk kebutuhan siswa di dalam kelas.

Baca Juga: Sekda Sukabumi Lepas 720 Mahasiswa KKN UMMI, Diminta Jadi Agen Perubahan di Desa

Ketua KKN Sinergi Kelompok VII Desa Sukaharja, Moh Idza Fauzan, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengubah cara pandang anak-anak terhadap sampah, khususnya sampah plastik yang selama ini dianggap tidak memiliki manfaat.

"Edukasi pemanfaatan sampah plastik ini bertujuan untuk mengubah cara pandang anak-anak terhadap sampah di lingkungan sekitar mereka. Kami ingin mereka melihat bahwa limbah yang awalnya dianggap tak berguna bisa diolah menjadi barang yang memiliki fungsi baru," ujar Moh Idza Fauzan.

Siswa SDN Sukaharja antusias mengikuti pelatihan pembuatan ecobrick.Siswa SDN Sukaharja antusias mengikuti pelatihan pembuatan ecobrick.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dan mendapat sambutan hangat dan antusias dari pihak sekolah maupun para siswa. Selain praktik pembuatan ecobrick, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi mengenai dampak limbah plastik terhadap lingkungan serta pentingnya menerapkan prinsip reuse atau penggunaan kembali barang yang masih dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui program ini, mahasiswa berharap budaya menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan limbah plastik dapat terus tumbuh menjadi kebiasaan positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat Desa Sukaharja.

Dengan keterlibatan langsung para siswa dalam proses pembuatan ecobrick, diharapkan muncul kesadaran bahwa pengelolaan sampah dapat dimulai dari langkah sederhana dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. (*)

Mahasiswa KKN mendampingi siswa SDN Sukaharja saat praktik pembuatan ecobrick dengan memadatkan sampah plastik ke dalam botol bekas.Mahasiswa KKN mendampingi siswa SDN Sukaharja saat praktik pembuatan ecobrick dengan memadatkan sampah plastik ke dalam botol bekas.

Rak sepatu berbahan ecobrick hasil karya siswa dan mahasiswa KKN UMMI dimanfaatkan di SDN Sukaharja.Rak sepatu berbahan ecobrick hasil karya siswa dan mahasiswa KKN UMMI dimanfaatkan di SDN Sukaharja.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT