Sukabumi Update

Sering Bangun Tengah Malam? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi sering terbangun malam hari dapat mempengaruhi kualitas tidur (Sumber : Freepik/@tirachardz)

SUKABUMIUPDATE.com - Terbangun di tengah malam sesekali merupakan hal yang bisa terjadi pada siapa saja. Namun, jika Anda sering terbangun dan sulit kembali tidur, kondisi ini dapat membuat kualitas tidur menurun. Akibatnya, tubuh bisa terasa lelah, mengantuk, sulit berkonsentrasi, atau mudah merasa kesal pada siang hari.

Sering terbangun pada malam hari juga dapat menjadi salah satu gejala insomnia, terutama jika terjadi berulang dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Lantas, apa penyebab sering bangun tengah malam dan bagaimana cara mengatasinya?

Penyebab Sering Bangun Tengah Malam

Ada berbagai faktor yang dapat membuat seseorang terbangun pada malam hari. Penyebabnya tidak selalu sama pada setiap orang.

1. Stres dan Banyak Pikiran

Stres, kecemasan, atau terlalu banyak memikirkan pekerjaan, masalah keluarga, keuangan, maupun persoalan lainnya dapat mengganggu kualitas tidur.

Bahkan, kekhawatiran mengenai apakah Anda akan bisa tidur kembali dapat membuat tubuh semakin sulit rileks. 

Karena itu, jika pikiran terasa aktif ketika terbangun, hindari langsung memikirkan jam atau menghitung berapa lama waktu tidur yang tersisa.

2. Konsumsi Kafein atau Alkohol

Kopi, teh, minuman berkafein, dan nikotin dapat mengganggu tidur jika dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur.

Alkohol juga bukan solusi yang baik untuk mendapatkan tidur berkualitas. Meskipun dapat membuat seseorang lebih cepat mengantuk, alkohol dapat membuat tidur menjadi lebih ringan sehingga seseorang lebih mudah terbangun pada malam hari. 

Baca Juga: Langsung Ngopi Setelah Bangun Tidur? Kenali Risikonya bagi Tubuh

3. Lingkungan Kamar yang Tidak Nyaman

Kamar yang terlalu panas, terlalu dingin, berisik, atau terlalu terang dapat membuat tidur mudah terganggu.

Kondisi tempat tidur yang tidak nyaman juga dapat berpengaruh terhadap kualitas tidur. Kamar tidur yang gelap, tenang, dan nyaman dapat membantu seseorang mempertahankan tidur. 

4. Terlalu Banyak Minum Sebelum Tidur

Kebiasaan minum dalam jumlah banyak menjelang tidur dapat meningkatkan kemungkinan terbangun karena ingin buang air kecil.

Jika Anda sering terbangun pada malam hari untuk pergi ke kamar mandi, perhatikan jumlah cairan yang dikonsumsi beberapa jam sebelum tidur. 

5. Jadwal Tidur yang Tidak Teratur

Sering tidur dan bangun pada waktu yang berbeda-beda dapat mengganggu ritme tidur-bangun tubuh.

Kebiasaan begadang, tidur terlalu lama pada siang hari, atau perubahan jadwal tidur yang sering dapat meningkatkan risiko masalah tidur. 

6. Kondisi Kesehatan Tertentu

Masalah tidur terkadang berkaitan dengan kondisi kesehatan lain. Misalnya, nyeri yang berlangsung lama, sindrom kaki gelisah, gangguan tiroid, menopause, serta sleep apnea dapat mengganggu tidur. Beberapa jenis obat juga dapat memengaruhi kualitas tidur. 

Jika Anda sering mendengkur keras, terbangun seperti tersedak atau kehabisan napas, atau mengalami rasa kantuk berlebihan pada siang hari, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan karena gejala tersebut dapat berkaitan dengan gangguan tidur tertentu.

Baca Juga: 7 Kebiasaan Sebelum Tidur agar Wajah Glowing Tanpa Makeup

Cara Mengatasi Kebiasaan Sering Bangun Tengah Malam

Ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat dicoba untuk membantu meningkatkan kualitas tidur.

  1. Pertahankan Jadwal Tidur yang Konsisten.Usahakan tidur dan bangun pada waktu yang relatif sama setiap hari, termasuk pada akhir pekan. Jadwal yang konsisten membantu menjaga ritme tidur-bangun tubuh. 
  2. Ciptakan Rutinitas Sebelum Tidur. Gunakan waktu sebelum tidur untuk melakukan aktivitas yang menenangkan, seperti membaca buku, mandi air hangat, mendengarkan musik yang menenangkan, atau melakukan teknik relaksasi.
  3. Batasi Kafein dan Alkohol. Jika Anda sering mengalami gangguan tidur, coba perhatikan waktu mengonsumsi kopi, teh, minuman berkafein, nikotin, dan alkohol. Menghindarinya menjelang waktu tidur dapat membantu mengurangi gangguan tidur. 
  4. Kurangi Paparan Cahaya dan Gawai Sebelum Tidur. Cahaya terang dari televisi, komputer, dan ponsel dapat mengganggu proses tubuh untuk bersiap tidur. Karena itu, cobalah mengurangi penggunaan perangkat elektronik menjelang waktu tidur dan buat kamar tetap gelap serta nyaman. 
  5. Jangan Memaksakan Diri untuk Tidur. Jika terbangun dan tidak kunjung mengantuk, jangan terus-menerus memaksakan diri untuk tidur sambil melihat jam.
  6. Tetap Aktif pada Siang Hari. Aktivitas fisik secara teratur pada siang hari dapat membantu mendukung kualitas tidur. Namun, olahraga yang terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membuat sebagian orang lebih sulit tertidur.
  7. Perhatikan Pola Tidur Anda. Jika masalah sering terbangun terus berulang, Anda dapat mencatat waktu tidur, waktu terbangun, konsumsi kafein, aktivitas fisik, tidur siang, dan kondisi tubuh pada siang hari.

Sering bangun tengah malam dapat disebabkan oleh banyak hal, mulai dari stres, konsumsi kafein atau alkohol, lingkungan kamar yang kurang nyaman, jadwal tidur yang tidak teratur, hingga kondisi kesehatan tertentu.

Untuk membantu memperbaiki kualitas tidur, cobalah menjaga jadwal tidur yang konsisten, menciptakan rutinitas yang menenangkan sebelum tidur, membatasi kafein dan alkohol, mengurangi paparan cahaya dari gawai, serta tetap aktif pada siang hari.

Baca Juga: Tips Mengatasi Badan Sakit dan Pegal Saat Bangun Tidur

Sumber: NIH

Editor : Silvi Maharani

Tags :
BERITA TERKAIT