Sukabumi Update

Kumpulan Doa Tolak Bala untuk Memohon Perlindungan dari Bencana Alam dan Marabahaya

Ilustrasi. Berdoa. (Sumber : Freepik/@jcomp)

SUKABUMIUPDATE.com - Berbagai bencana alam seringkali terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Salah satu peristiwa yang belakangan menjadi perhatian adalah erupsi Gunung Anak Krakatau. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada 6 September 2026 melaporkan adanya sebaran abu vulkanik yang melingkupi sejumlah wilayah, mulai dari Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat hingga Bengkulu.

Di tengah berbagai kabar bencana tersebut, umat Islam juga dapat melakukan ikhtiar spiritual dengan memanjatkan doa untuk memohon perlindungan dan keselamatan kepada Allah SWT. Doa dapat menjadi bentuk tawakal sekaligus pengingat agar manusia senantiasa memohon pertolongan ketika menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian. Berikut sejumlah doa yang dapat diamalkan untuk memohon perlindungan dari bencana, musibah, dan berbagai marabahaya.

1. Doa Perlindungan dari Berbagai Bencana

Salah satu doa yang dapat dipanjatkan adalah permohonan perlindungan dari berbagai kondisi yang dapat membahayakan keselamatan, seperti tertimpa reruntuhan, jatuh, tenggelam, kebakaran, hingga sengatan binatang.

Bacaan Arab:

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَدْمِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّيْ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْغَرَقِ وَالْحَرِيْقِ وَأَعُوْذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ وَأَعُوْذُ بِكَ أَنْ أَمُوْتَ فِيْ سَبِيْلِكَ مُدْبِرًا وَأَعُوْذُ بِكَ أَنْ أَمُوْتَ لَدِيْغًا

Latin:

Allâhumma innî a‘ûdzu bika minal hadmi, wa a‘ûdzu bika minat taraddî, wa a‘ûdzu bika minal gharqi wal ḫarîqi, wa a‘ûdzu bika an yatakhabbathanîsy syaithânu ‘indal mauti, wa a‘ûdzu bika an amûta fî sabîlika mudbiran, wa a‘ûdzu bika an amûta ladîghan.

Artinya:

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari tertimpa reruntuhan. Aku berlindung kepada-Mu dari jatuh dari tempat yang tinggi. Aku berlindung kepada-Mu dari tenggelam dan kebakaran. Aku berlindung kepada-Mu dari bujuk rayu setan ketika (menjelang) kematian (sakaratul maut). Aku berlindung kepada-Mu dari mati di jalan-Mu dalam keadaan melarikan diri. Dan aku berlindung kepada-Mu dari mati karena sengatan binatang.”

Doa ini dapat menjadi salah satu bentuk permohonan keselamatan dari berbagai keadaan yang dapat mengancam jiwa.

Baca Juga: Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau hingga Sukabumi, Ini 7 Cara Aman Melindungi Diri

2. Doa Selamat dan Tolak Bala

Selain memohon perlindungan dari jenis bahaya tertentu, umat Islam juga dapat memanjatkan doa untuk memohon keselamatan, kesehatan, keberkahan, dan dijauhkan dari berbagai bala.

Bacaan Arab:

اَللَّهُمَّ افْتَحْ لَنَا أَبْوَابَ الْخَيْرِ وَأَبْوَابَ الْبَرَكَةِ وَأَبْوَابَ النِّعْمَةِ وَأَبْوَابَ الرِّزْقِ وَأَبْوَابَ الْقُوَّةِ وَأَبْوَابَ الصِّحَّةِ وَأَبْوَابَ السَّلَامَةِ وَأَبْوَابَ الْعَافِيَةِ وَأَبْوَابَ الْجَنَّةِ، اَللَّهُمَّ عَافِنَا مِنْ كُلِّ بَلَاءِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْاٰخِرَةِ وَاصْرِفْ عَنَّا بِحَقِّ الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ وَنَبِيِّكَ الْكَرِيْمِ شَرَّ الدُّنْيَا وَعَذَابَ الْاٰخِرَةِ، غَفَرَ اللهُ لَنَا وَلَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Latin:

Allâhumma-ftaḫ lanâ abwâbal khair, wa abwâbal barakah, wa abwâban ni‘mah, wa abwâbar rizqi, wa abwâbal quwwah, wa abwâbas shiḫḫah, wa abwâbas salâmah, wa abwâbal ‘âfiyah, wa abwâbal jannah. Allâhumma ‘âfinâ min kulli balâ’id dunyâ wa ‘adzâbil âkhirah, washrif ‘annâ bi ḫaqqil Qur’ânil ‘azhîm wa nabiyyikal karîm syarrad dunyâ wa ‘adzâbal âkhirah. Ghafarallâhu lanâ wa lahum bi raḫmatika yâ arḫamar râhîmîn. Subḫâna rabbika rabbil ‘izzati ‘an mâ yashifūn, wa salâmun ‘alal mursalîn, wal ḫamdulillâhi rabbil ‘âlamîn.

Artinya:

“Ya Allah, bukalah bagi kami pintu kebaikan, pintu keberkahan, pintu kenikmatan, pintu rezeki, pintu kekuatan, pintu kesehatan, pintu keselamatan, pintu afiyah, dan pintu surga. Ya Allah, jauhkan kami dari semua ujian dunia dan siksa akhirat. Palingkan kami dari keburukan dunia dan siksa akhirat dengan hak Al-Qur’an yang agung dan derajat nabi-Mu yang pemurah. Semoga Allah mengampuni kami dan mereka. Wahai Zat Yang Maha Pengasih. Maha Suci Tuhanmu, Tuhan keagungan, dari segala yang mereka sifatkan. Semoga salam tercurah kepada para rasul. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam.”

Doa tersebut berisi permohonan yang luas, mulai dari kesehatan dan keselamatan hingga perlindungan dari berbagai ujian dan keburukan.

3. Doa agar Terhindar dari Kezaliman

Dalam kehidupan, marabahaya tidak hanya berkaitan dengan bencana alam. Umat Islam juga diajarkan untuk memohon perlindungan dari kezaliman dan berbagai bentuk keburukan.

Allah SWT berfirman dalam QS Yunus ayat 85-86:

Bacaan Arab:

عَلَى اللّٰهِ تَوَكَّلْنَاۚ رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ، وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ

Latin:

‘Alallâhi tawakkalnâ, rabbanâ lâ taj‘alnâ fitnatal lil-qaumidh-dhâlimîn, wa najjinâ biraḫmatika minal-qaumil-kâfirîn.

Artinya:

“Kepada Allah-lah kami bertawakal. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi kaum yang zalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat-Mu dari orang-orang kafir.”

Ayat ini mengajarkan pentingnya bertawakal kepada Allah sekaligus memohon keselamatan dari berbagai bentuk keburukan.

4. Doa Saat Terjadi Gempa Bumi

Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang dapat terjadi secara tiba-tiba. Ketika menghadapinya, masyarakat tetap perlu mengutamakan langkah keselamatan dan mengikuti arahan petugas. Di samping itu, umat Islam dapat memanjatkan doa untuk memohon kebaikan dan perlindungan kepada Allah SWT.

Bacaan Arab:

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ

Latin:

Allâhumma innî as-aluka khairahâ wa khaira mâ fîhâ, wa khaira mâ arsalta bihi, wa a‘ûdzubika min syarrihâ, wa syarri mâ fîhâ wa syarri mâ arsalta bihi.

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kehadirat-Mu kebaikan atas apa yang terjadi, dan kebaikan apa yang di dalamnya, dan kebaikan atas apa yang Engkau kirimkan dengan kejadian ini. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukan atas apa yang terjadi, dan keburukan atas apa yang terjadi di dalamnya, dan aku juga memohon perlindungan kepada-Mu atas apa-apa yang Engkau kirimkan.”

Doa tersebut dapat dipanjatkan sebagai bentuk permohonan agar diberikan keselamatan ketika menghadapi peristiwa yang menimbulkan rasa takut dan khawatir.

Baca Juga: Mata Perih, Kulit Iritasi hingga Sakit Tenggorokan, Ini Bahaya Abu Vulkanik bagi Kesehatan

5. Doa Saat Hujan yang Dikhawatirkan Menyebabkan Banjir

Hujan merupakan rahmat, tetapi hujan dengan intensitas tinggi juga dapat meningkatkan risiko banjir dan bencana hidrometeorologi di wilayah tertentu.

Ketika hujan turun dengan sangat deras dan dikhawatirkan menimbulkan dampak, umat Islam dapat memanjatkan doa berikut:

Bacaan Arab:

اَللّٰهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا، اَللّٰهُمَّ عَلَى الْاٰكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُوْنِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Latin:

Allâhumma ḫawâlainâ wa lâ ‘alainâ. Allâhumma ‘alal âkâmi wal jibâli, wadh dhirâbi, wa buthûnil awdiyati, wa manâbitisy syajari.

Artinya:

“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami (memberkahi), bukan di atas kami (memudaratkan). Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuh pohon.”

Doa ini dapat menjadi salah satu amalan ketika hujan turun deras dan masyarakat mengkhawatirkan dampaknya.

6. Doa Saat Melihat Pertanda Buruk

Ketika melihat atau mengalami suatu keadaan yang menimbulkan kekhawatiran, seorang Muslim dianjurkan untuk tetap mengingat Allah dan memohon pertolongan-Nya.

Berikut doa yang dapat dipanjatkan:

Bacaan Arab:

اَللّٰهُمَّ لَا يَأْتِيْ بِالْحَسَنَاتِ إِلَّا أَنْتَ وَلَا يَذْهَبُ بِالسَّيِّئَاتِ إِلَّا أَنْتَ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللّٰهِ

Latin:

Allâhumma lâ ya’tî bil ḫasanâti illâ anta, wa lâ yadzhabu bis sayyi’âti illâ anta, wa lâ ḫaula wa lâ quwwata illâ billâh.

Artinya:

“Ya Allah, tidak ada yang dapat mendatangkan kebaikan kecuali Engkau, dan tidak ada yang menghilangkan keburukan kecuali Engkau. Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah.”

Doa tersebut mengingatkan umat Islam bahwa segala pertolongan pada akhirnya berasal dari Allah SWT.

Doa dapat menjadi sarana untuk memohon ketenangan, keselamatan, dan perlindungan kepada Allah SWT di tengah berbagai ketidakpastian. Sementara kesiapsiagaan dan tindakan yang tepat diperlukan agar risiko terhadap diri sendiri maupun orang lain dapat diminimalkan.

Baca Juga: Antisipasi Abu Vulkanik GAK, Puskesmas Waluran Sukabumi dan Forkopimcam Bagikan Masker

Sumber: NU Online

Editor : Silvi Maharani

Tags :
BERITA TERKAIT