Sukabumi Update

Arti Endog Mapagahan Hayam, Paribasa Sunda yang Berisi Sindiran

Ilustrasi - Endog Mapagahan Hayam merupakan salah satu paribasa Sunda yang berisi sindiran (Sumber: Freepik/@stockking) (Sumber : Freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Masyarakat Sunda memiliki banyak paribasa yang digunakan untuk menyampaikan nasihat maupun sindiran dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah “endog mapagahan hayam”.

Sebuah ungkapan yang menggambarkan seseorang ketika mengajari atau menasihati orang yang sebenarnya sudah lebih tahu dan berpengalaman.

Paribasa ini juga mengandung pesan agar seseorang dapat memahami situasi dan menghargai pengetahuan orang lain.

Baca Juga: Sinopsis Film Iyus Jenius, Kisahkan Perjalanan Anak Menemukan Kembali Semangat Belajar

Secara harfiah, endog berarti telur, sedangkan hayam berarti ayam, sedangkan mapagahan bisa diartikan memberi tahu.

Namun sebagai paribasa, “endog mapagahan hayam” digunakan untuk menggambarkan seseorang yang mengajari atau menasihati orang yang sebenarnya sudah lebih tahu atau lebih ahli dalam hal tersebut.

Paribasa ini biasanya digunakan untuk menyindir seseorang yang memberikan nasihat atau penjelasan kepada orang yang justru lebih memahami persoalan tersebut.

Baca Juga: Video Uan Kaisar soal Juicy Luicy Batal Tampil di Batam Viral, Singgung Masalah Bagasi

Misalnya, seseorang yang baru belajar hukum kemudian menjelaskan dasar-dasar hukum kepada seorang pengacara senior.

Dalam konteks seperti itu, orang tersebut bisa dikatakan “endog mapagahan hayam”. Jadi, inti maknanya adalah jangan mengajari orang yang sudah lebih ahli atau lebih berpengalaman dalam suatu bidang, terutama jika nasihat yang diberikan sebenarnya sudah diketahui olehnya.

 

Editor : Dede Imran

Tags :
BERITA TERKAIT