SUKABUMIUPDATE.com - Sihir dan guna-guna merupakan hal yang kerap menjadi perhatian sebagian masyarakat, terutama ketika berkaitan dengan rasa khawatir terhadap gangguan atau keburukan yang tidak diinginkan.
Dalam Islam, umat Muslim dianjurkan untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui doa, dzikir, serta membaca ayat-ayat Al-Qur'an sebagai bentuk ikhtiar memohon perlindungan-Nya.
Beberapa bacaan, seperti Ayat Kursi, Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, dapat diamalkan untuk memohon perlindungan dari berbagai keburukan.
Baca Juga: Gunung Buleud Sindangkerta, Jalur Pendakian dengan Panorama Alam Bandung Barat
Berikut bacaan doa dan dzikir agar terhindar dari sihir dan guna-guna, lengkap dengan tulisan latin, serta artinya dikutip dari berbagai sumber.
1. Surat Al-Mu'awwidzatain (Al-Falaq dan An-Nas)
Dibaca untuk meminta perlindungan kepada Allah dari kejahatan makhluk, tukang sihir, dan tiupan pada buhul-buhul.
2. Surat Al-Ikhlas
Dibaca sebagai bagian dari dzikir perlindungan harian.
3. Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255)
Dibaca setelah salat fardhu atau sebelum tidur untuk membentengi diri dari gangguan setan dan sihir.
Baca Juga: Sinopsis Always Lalisa, Film Dokumenter Perjalanan Lisa BLACKPINK Menjadi Solois Global
4. Surat Al-Baqarah (3 Ayat Terakhir, 284, 285, 286)
Rutin membaca surat ini di rumah dipercaya dapat mengusir setan.
5. Doa Perlindungan dengan Kalimat Sempurna
“A’ûdzu bikalimâtillâhit-tâmmâti min syarri mâ khalaq”
Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan apa yang Dia ciptakan". (Dibaca pagi dan sore hari).
6. Dzikir Tahlil Penolak Bahaya
“Laa ilaha illallah wahdahu la syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa ‘ala kulli syai-in qadiir”
Dapat diamalkan sebanyak 100 kali dalam sehari (ketika bangun tidur, setelah shalat, atau sebelum tidur).
7. Doa Penolak Mudarat (Zikir Pagi/Petang)
“Bismillâhilladzī lā yaḍurru ma’asmihi syai’un fil-arḍi wa lā fis-samā’i wa huwassamī’ul ‘alīm”
Dibaca 3 kali di pagi hari dan 3 kali di petang hari agar terhindar dari segala bahaya.
Editor : Dede Imran