SUKABUMIUPDATE.com - Doa iftitah Allahumma ba'id baini merupakan salah satu bacaan yang dibaca umat Islam ketika mengawali salat, tepatnya setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca Surah Al-Fatihah.
Doa ini berisi permohonan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari berbagai kesalahan dan dosa, serta dibersihkan dari dosa sebagaimana pakaian putih dibersihkan dari kotoran.
Doa iftitah sendiri adalah doa pembuka yang dibaca setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca Surat Al-Fatihah dalam shalat.
Baca Juga: Wisata Sumber Air Panas Cisukarame Sukabumi, Pesona Geothermal di Tengah Persawahan
Hukum membaca doa iftitah adalah sunnah. Jika dibaca mendapat pahala, dan jika ditinggalkan tidak membatalkan shalat.
Berikut bacaan doa iftitah Allahumma ba'id baini dengan tulisan Arab, latin dan artinya.
اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ. اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ
Allahumma ba'id baini wa baina khatha-yaya kama ba'adta bainal masyriqi wal maghrib. Allahumma naqqini min khatha-yaya kama yunaqqa at-tsaubul abhyadhu min ad-danas. Allahumma ighsilni min khatha-yaya bil-mai wats-tsalji wal-barad.
Artinya: “Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahanku sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahanku sebagaimana pakaian putih dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah aku dari kesalahanku dengan air, salju, dan butiran es.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Sementara itu ada juga doa iftitah yang lebih umum dikenal dan biasa dibaca umat Muslim.
اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا
اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْاَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ
اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ
لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ اُمِرْتُ وَاَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
Allahu akbar kabira, walhamdulillahi katsira, wa subhanallahi bukrata wa ashila. Inni wajjahtu wajhiya lilladzi fatharas samawati wal ardha hanifan musliman wa ma ana minal musyrikin. Inna shalati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil 'alamin. La syarika lahu wa bidzalika umirtu wa ana minal muslimin.
Artinya: Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang. Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan lurus dan berserah diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik. Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya semata untuk Allah, Tuhan seluruh alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya; dan dengan itu aku diperintahkan untuk tidak mempersekutukan-Nya. Dan aku termasuk orang-orang yang muslim.
Editor : Dede Imran