Sukabumi Update

PRIMARIA FEST 2026 Guncang Sukabumi: NDX A.K.A, Whisnu Santika, dan Naykilla Jadi Headliner

PRIMARIA FEST 2026 Hadirkan NDX A.K.A, Whisnu Santika, dan Naykilla di Sukabumi, Jumat (10/07/2026). (Sumber : Istimewa.)

SUKABUMIUPDATE.com – PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 resmi digelar pada Jumat (10/7/2026) di Stadion Surya Kencana, Kota Sukabumi. Festival yang mengangkat tema Indonesian Bounce Music (IBM) ini menghadirkan deretan musisi dan performer lintas genre, mulai dari NDX A.K.A, Whisnu Santika, Naykilla, Ari Lesmana, Ade Astrid, Juan Reza, Om Lorensa, hingga sejumlah talenta lokal pilihan.

Kehadiran PRIMARIA FEST menjadi bagian dari perkembangan Indonesian Bounce Music yang kian mendapat tempat di tengah masyarakat, khususnya generasi muda di Sukabumi. Genre seperti koplo dan Indonesian Bounce Music yang dahulu kerap dipandang sebagai musik alternatif atau guilty pleasure, kini berkembang menjadi bagian dari identitas budaya populer.

Director PRIMARIA FEST, Reza Lubis mengatakan dengan didukung oleh platform digital, budaya komunitas, serta kuatnya koneksi antara musik dan gaya hidup anak muda, Indonesian Bounce Music tidak lagi hanya hadir di playlist pribadi, tetapi juga semakin banyak mengisi panggung hiburan, klub, hingga festival musik. 

“Lebih dari sekadar genre musik, Indonesian Bounce Music kini berkembang menjadi medium ekspresi yang merepresentasikan keberagaman, kebersamaan, dan semangat generasi masa kini. Di tengah berbagai stigma yang pernah melekat pada musik koplo dan turunannya, semakin banyak anak muda yang menjadikan Indonesian Bounce Music sebagai bagian dari identitas budaya yang mereka banggakan,” ungkap Reza Lubis, Festival Director PRIMARIA FEST.

Melihat perkembangan tersebut, PRIMARIA FEST hadir bukan hanya sebagai festival musik, tetapi juga ruang ekspresi yang inklusif dan bebas stigma bagi para penikmat Indonesian Bounce Music. Festival ini dirancang sebagai ruang kolektif yang mengajak audiens bebas bernyanyi, berjoget, berinteraksi, dan merayakan musik lokal melalui pengalaman yang aman, positif, serta menyenangkan.

Bagi PRIMARIA FEST, Indonesian Bounce Music merupakan salah satu bentuk kreativitas budaya populer Indonesia yang memiliki karakter kuat, dekat dengan masyarakat, dan layak memperoleh panggung yang lebih besar. Melalui festival ini, penyelenggara ingin mendorong lahirnya kebanggaan terhadap karya musik lokal sekaligus memperkuat posisi Indonesian Bounce Music sebagai salah satu identitas musik Indonesia yang berpotensi dikenal di tingkat global.

Momentum tersebut menjadi semangat utama penyelenggaraan PRIMARIA FEST 2026 di Sukabumi. Festival ini membawa Indonesian Bounce Music ke panggung yang lebih luas melalui konsep hiburan yang interaktif, ekspresif, dan berbasis pengalaman audiens.

Berlangsung di Stadion Surya Kencana, PRIMARIA FEST tidak hanya menyajikan pertunjukan musik. Pengunjung juga diajak menjadi bagian aktif dari keseluruhan rangkaian acara melalui berbagai aktivitas interaktif dan partisipatif.

“PRIMARIA FEST adalah platform festival yang diinisiasi oleh RESONINE dengan fokus membangun ekosistem kreatif melalui musik, pengalaman, dan komunitas. Kami ingin menghadirkan format festival yang tidak hanya menghadirkan tontonan, tetapi juga pengalaman kolektif yang terasa lebih dekat, personal, dan partisipatif. Kami percaya Indonesian Bounce Music memiliki karakter yang unik dan autentik sebagai bagian dari budaya populer Indonesia yang patut dibanggakan bersama,” imbuh Reza.

Festival ini mengusung pendekatan experience-driven, mulai dari interaksi real-time antara artis dan penonton, elemen sing along, hingga berbagai aktivasi berbasis partisipasi yang memperkuat koneksi emosional antarpengunjung. 

NDX A.K.A, Whisnu Santika, dan Naykilla Jadi Headliner PRIMARIA FEST Sukabumi

Pada edisi Sukabumi, PRIMARIA FEST menghadirkan nama-nama yang memiliki daya tarik kuat di kalangan penikmat Indonesian Bounce Music. NDX A.K.A, Whisnu Santika, dan Naykilla tampil sebagai headliner utama, didukung Ari Lesmana, Ade Astrid, Juan Reza, Om Lorensa, serta sejumlah talenta lokal.

Kombinasi line-up tersebut dirancang menghadirkan energi festival yang memadukan unsur koplo, bounce music, electronic performance, hingga hiburan berbasis komunitas yang relevan dengan kultur audiens masa kini.

Salah satu headliner, Naykilla, menilai kunci agar Indonesian Bounce Music mampu menembus pasar global adalah dengan terus berkarya tanpa meninggalkan identitas budaya lokal yang menjadi ciri khasnya.

"Menurut aku, keep on creating aja sih. Pastinya aku akan selalu keep on creating something like this yang centil culture. Let's go, kita bawa ke worldwide," ujarnya.

Naykilla mengatakan festival seperti PRIMARIA FEST juga memiliki peran penting dalam memperkenalkan keberagaman genre musik kepada masyarakat sekaligus menjadi ruang kolaborasi bagi para musisi. 

"Menurut aku festival ini sesuatu yang sangat menarik dan harus lebih banyak lagi, karena musik itu sangat beragam. I think kita harus mulai eksplor beragam-ragam musik di festival manapun," katanya.

Penyanyi tersebut juga mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat Sukabumi. Menurutnya, antusiasme penonton menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan selama tampil. 

 "Sukabumi nice. Aku suka, enggak panas, terus crowd-nya rame, pada ikut nyanyi, terus pada ikut joget juga," ungkapnya.

Sementara itu Reza berharap PRIMARIA FEST dapat mengubah cara masyarakat menikmati musik, bukan hanya sebagai tontonan, tetapi menjadi pengalaman bersama yang lebih emosional dan bermakna. 

“Lewat PRIMARIA FEST, kami ingin mengubah cara menikmati musik. Dari sekadar menyaksikan pertunjukan menjadi pengalaman bersama yang lebih emosional, ekspresif, dan menyenangkan. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang melihat Indonesian Bounce Music sebagai karya budaya yang membanggakan dan memiliki tempat yang sejajar dengan genre musik lainnya, baik di Indonesia maupun di panggung internasional,” pungkas Reza.

Selain pertunjukan musik, PRIMARIA FEST Sukabumi juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif, mulai dari karaoke koplo, sing along massal, hingga beragam kegiatan yang memungkinkan audiens berinteraksi lebih dekat dengan sesama pengunjung maupun para performer.

PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 menyediakan beberapa kategori tiket yang dirancang tetap terjangkau, mulai dari Gercep (Presale), Warga Rajin (Early Bird), hingga Warga dan Sultan (Regular). Informasi terbaru mengenai tiket dan detail acara dapat diperoleh melalui akun Instagram @primaria_id.

Lebih dari sekadar festival musik, PRIMARIA FEST mengusung misi membangun kebanggaan terhadap Indonesian Bounce Music sebagai bagian dari identitas budaya generasi masa kini. Dengan memadukan musik, pengalaman, dan komunitas, festival ini diharapkan menjadi ruang ekspresi yang inklusif sekaligus mendorong Indonesian Bounce Music semakin berkembang dan dikenal hingga panggung dunia.



Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT