SUKABUMIUPDATE.com - Dunia seni musik di Jawa Barat berduka. Kanaya Whu, pelantun tembang Rindu Purnama berpulang setelah berjuang melawan kanker, pada Minggu 13 September 2026 di RSHS (Rumah Sakit Hasan Sadikin) Bandung.
Perempuan cantik ini mulai banyak dikenal masyarakat luas, sebagai pelantun tembang Rindu Purnama, salah satu lagu ciptaan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Mojang kelahiran tahun 1991 ini adalah vokalis Emka 9, band bentukan KDM.
Kepergian Kanaya dikabarkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Adik dari juga mengabarkan kepergian sang kakak sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas nama almarhumah melalui akun Instagram/kanayawhu.
Baca Juga: Ular Besar Sanca Batik Bikin Panik, Muncul di Jembatan Pasar Palabuhanratu
Tampil memukau pada rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tingkat Provinsi Jawa Barat 17 Agustus 2026 di Bandung, menjadi panggung terakhir sang penyanyi. Bagi yang sempat menonton acara tersebut, Kanaya tampil anggun di atas kereta kencana yang membawa Bendera Merah Putih dari Gedung Pakuan menuju Gedung Sate. Bersama Emka 9, ia membawakan lagu Melati di Tapal Batas karya maestro musik Ismail Marzuki dan banyak lagu perjuangan lainnya.
Perjalanan Singkat
Kanaya Whu adalah mojang Tasikmalaya. Ia lahir di Tasik dan menghabiskan masa mudanya dengan menempuh pendidikan dari tingkat SD hingga SMA di Jakarta. Sebelum memfokuskan diri di panggung musik, Kanaya pernah berkiprah sebagai artis cilik yang membintangi sejumlah FTV dan film layar lebar, seperti film Jin Qorin.
Sempat bekerja kantoran Kanaya akhirnya mantab mewujudkan impiannya menjadi penyanyi profesional. Tahun 2019 dia bergabung dengan Emka 9 menggantikan vokalis sebelumnya.
Baca Juga: Cuaca Jabar 13 September 2026, Sukabumi Potensi Cerah Berawan di Minggu Pagi
Emka 9 tampil mengiringi acara resmi maupun safari budaya Abdi Nagri Nganjang Ka Warga. Selama di Emka 9, Kanaya mempopulerkan banyak lagi ciptaan KDM, mulai dari Rindu Purnama, Karembong Koneng, Prabu Siliwangi, Dangiang Galuh Pakuan, Indung, Memanen Cinta, Kaasih Indung, Lungse, Lampah, hingga Rubuh.
Dimakamkan di Tasikmalaya
Setelah prosesi pelepasan jenazah, almarhumah Kanaya Whu diberangkatkan menuju tanah kelahirannya untuk dimakamkan di Kabupaten Tasikmalaya.
Editor : Fitriansyah