SUKABUMIUPDATE.com - Lagu “(R)u(N)tuh” adalah kolaborasi Pee Wee Gaskins dengan Boniex dari For Revenge, dirilis pada September 2026. Lagu ini menceritakan keluarga yang terlihat utuh dari luar, tetapi sebenarnya sudah “runtuh” secara emosional di dalam.
Hits ini bercerita tentang seorang anak yang tumbuh di rumah yang secara fisik masih lengkap, tetapi hubungan ayah dan ibunya sudah dipenuhi jarak, ketegangan, dan ketidakbahagiaan.
Rumah yang seharusnya menjadi tempat paling aman justru terasa penuh tekanan. Percakapan yang semakin pendek, saling menghindari tatapan, dan langkah yang tidak lagi searah memperlihatkan bahwa hubungan kedua orang tua sudah renggang.
Baca Juga: Lirik Lagu Oncom Gondrong dari Bungsu Bandung, Tembang Sunda yang Kini Sedang Populer
Liriknya menggunakan simbol-simbol tersebut, bukan menceritakan pertengkaran secara gamblang. Itulah yang dimaksud dengan konsep “rumah tak bernyawa” dan “utuh yang terpaksa” dalam lagu tersebut.
Anak akhirnya belajar menjadi dewasa bukan dari rumah yang hangat, melainkan dari situasi keluarga yang membuatnya harus memahami persoalan orang dewasa sejak dini.
Berikut lirik lengkap lagu (R)u(n)tuh Pee Wee Gaskin Featuring Boniex For Revenge.
Baca Juga: Lirik Lagu Astaga Naga King Nassar, Biar Tuhan Menentukan Akhir Cerita Kita
Kecilku di ruang terhimpit pilu
Di tengah hangat yang membeku
Tak satupun yang mau
Gelas di meja, tatapan berpaling
Kalimat pendek yang semakin asing
Langkah yang tak lagi seiring
Aku belajar dewasa
Dari rumah tak bernyawa
Dari utuh yang terpaksa
Aku temukan bahagia
Dari tempat yang berbeda
Bukan dari mereka
Jika arah memang telah berubah
Mengapa harus menambah luka?
Jika ayah ibu tetap di sana
Mungkin aku tak kenal trauma
Aku belajar dewasa
Dari rumah tak bernyawa
Dari utuh yang terpaksa
Aku temukan bahagia
Dari tempat yang berbeda
Bukan dari mereka
Aku melihat lelah (Hey)
Namun tak pеrnah terucap
Ingin rasanya kubicara
Lepaskanlah (Hey) bila sudah waktunya
Aku tak apa-apa, sеmua akan baik-baik saja
Aku belajar dewasa
Dari rumah tak bernyawa
Dari utuh yang terpaksa
Aku temukan bahagia
Dari tempat yang berbeda
Bukan dari mereka
Aku belajar dewasa
(Gelas di meja, tatapan berpaling
Kalimat pendek yang semakin asing)
Dari rumah tak bernyawa
(Gelas di meja, tatapan berpaling
Kalimat pendek yang semakin asing)
Dari utuh yang terpaksa
Aku temukan bahagia
(Gelas di meja, tatapan berpaling
Kalimat pendek yang semakin asing)
Dari tempat yang berbeda
(Gelas di meja, tatapan berpaling
Kalimat pendek yang semakin asing)
Bukan dari mereka
Aku belajar dewasa
(Bukan dari mereka)
Aku temukan bahagia
(Temukanlah bahagia)
Editor : Dede Imran