SUKABUMIUPDATE.COM – Aksi 212 yang berlangsung hari ini di Lapang Monas, Jakarta, tidak hanya didatangi oleh massa yang tergabung dalam rombongan dari daerah yang datang bersamaan dengan menggunakan bis ataupun pesawat terbang seperti yang dilakukan oleh massa aksi dari Sumatera barat.
Aksi  hari ini diikuti pula oleh kelompok-kelompok kecil bahkan perorangan yang datang satu persatu dari Kota/Kabupaten Sukabumi dengan menggunakan angkutan umum seperti kereta api.
“Saya berangkat semalam, kira-kira jam sembilan, bermalam di Depok di rumah saudara. Selepas Shubuh kami siap-siap ikut aksi bersama kawan saya, Andri.†Ungkap Hendra Sasmita (43), Warga Cibeureum, Kota Sukabumi.
Hendra yang kini tengah berada di sekitar Monas berbaur dengan massa lainnya dari Sukabumi, seperti Rahmat (40) warga Cisarua, Kecamatan Nagrak, Husein Alamsyah (43) warga Karang Tengah. Mereka berbaur dengan anggota organisasi islam seperti Hizbut Tahrir, Hijaber Ungu dari Ciamis, Majlis Rasullullah Jakarta, rombongan dari Bangka Belitung dan elemen organisasi Islam lainnya,
“Shubhanallah, saya melihat tidak ada yang terdzalimi, tidak ada taman yang terinjak, tidak ada pedagang yang tidak mendapat berkah,†ucap Hendra.
Hendra memperkirakan massa yang hadir dalam aksi ini antara 3-4juta orang telah memenuhi kawasan Monas,â€Wah,luar biasa! Saya nangis merasakan ini, di mana masyarakat Islam dari berbagai daerah di Indonesia tumpah ruah disini untk berdoa bersama, damai sekali rasanya, mereka semua tertib. Pasukan pembersih sampah pun memunguti sampah yang sudah ada sebelum massa tiba di sini, jadi Jakarta sangat bersih.†Terang Hendra kepada sukabumiupdate.com, Jumat (2/12).
“Disini juga ada free charging,†ungkap Andri (40), tempat di mana peserta aksi bisa mengisi baterai gadget-nya secara gratis. Selain makanan berlimpah, para pedagang pun banyak yang menggratiskan dagangannya sebagai simbol persaudaraan dan ukhuwah islamiyah.
Dadang Abdullah (52) Warga Sukabumi yang kini tinggal di Citra Permata Indah, Soreang, Kabupaten Bandung berharap, dengan berkumpulnya massa aksi untuk melakukan Sholat Jumat dan doa bersama bisa mengetuk rasa keadilan. â€Sugan we atuh, ari babarengan mah masalah itu selesai dengan cara yang baik, agar Indonesia tong kieu wae,†tutur Dadang.
Editor : Administrator