SUKABUMIUPDATE.COMÂ -Â Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) M. Basuki Hadimuljono melakukan penanaman pohon penyelamatan hutan, tanah, dan air di Guranteng, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (30/11).
Kegiatan yang digelar Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy ini dihadiri Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, Kadis Kehuatan dan Perkebunan Heri Sogiri, CES, Muspika Pagerageung, Kepala Desa dan tamu undangan lainnya.
Pada sambutan yang dibacakan Kepala BBWS Citanduy Agung Djuhartono, Basuki menyebutkan Indonesia negara yang memiliki potensi air berlimpah dengan total 3.906 km3. Potensi air dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan, seperti sumber air minum, irigasi, industri pembangkit listrik dan perikanan. Tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan air semakin berat dari waktu ke waktu, bukan hanya karena kuantitasnya yang tidak sesuai dengan kebutuhan dibeberapa pulau.
’’Sementara dari sisi waktu, kita sering mengalami kekeringan di musim kemarau dan kebanjiran di musim hujan. Pemerintah telah menginisiasi sinergi antar pelaku tersebut melalui pencanangan  Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GNKPA) sejak tahun 2005,’’ terangnya.
Menurut Basuki, gerakan penanaman pohon merupakan salah satu aksi konkret dan upaya nyata di 34 provinsi untuk memulihkan kondisi daerah aliran sungai, sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk lebih aktif menanam pohon, merawatnya dan meningkatkan luasan serta kualitas  ruang terbuka hijau sebagai fungsi esensial ekologis dan ruang kehidupan yang lebih berkualitas.
Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum mengatakan,  penyelamatan sumber daya air  harus secara cepat, menyeluruh dan terpadu geraknya. Pengelolaan sumber daya air  yang lebih baik diperlukan dalam menanggulangi terjadinya penurunan kualitas air pada sumber-sumber air yang diakibatkan oleh kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) hulu.
“Dampaknya semakin luasnya DAS kritis dan semakin kompleksnya permasalahan karena dapat mengakibatkan banjir, tanah longsor, dan kekeringan. Untuk menangani permasalahan-permasalahan tersebut maka dicanangkan Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GNKPA),†terangnya.
Editor : Administrator