SUKABUMIUPDATE.com - Perkembangan teknologi digital, media sosial, hingga kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) telah mengubah cara masyarakat mengakses informasi. Nah, perubahan ini tak pelak membuat industri media berita memasuki babak baru. Mereka kekinian dituntut adaptasi cepat, terutama bagi media lokal.
Melihat perkembangan ini, Suara.com dan Beritajateng.tv bakal menggelar event Jateng Media Summit 2026 di KHAS Semarang Hotel, Jawa Tengah, Kamis 21 Mei 2026. Forum perdana ini akan mempertemukan para pelaku media lokal, praktisi, hingga industri terkait di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.
Melalui forum yang mengambil tema “Optimalisasi Konten & Website untuk Menjangkau Targeting Audiens” tersebut, media lokal hingga praktisi bakal membahas soal tantangan sekaligus peluang industri media di era digital. Tentunya, acara juga akan menyoroti soal tren perkembangan teknologi digital, termasuk AI.
Baca Juga: BGN Bongkar Kejanggalan di SPPG Margaluyu Sagaranten Sukabumi: Tak Serius Jadi Mitra
Acara ini akan dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah periode 2024–2029 Sumanto, serta Direktur Berita Jateng TV sekaligus Ketua Panitia Jateng Media Summit 2026, Akhmad Nurkholis.
Dalam forum tersebut, sejumlah isu strategis akan dibahas. Sebut saja, mulai dari tata kelola komunikasi digital pemerintah daerah, penggunaan AI dalam produksi konten, strategi distribusi digital, hingga peluang model bisnis baru bagi media lokal.
Forum tersebut bakal menyuguhkan beragam sesi, mulai dari membaca peluang dan tantangan media lokal di Jawa Tengah, inovasi pengelolaan media digital hingga workshop penggunaan AI untuk beragam kebutuhan bagi media maupun new media lokal di Jawa Tengah.
Baca Juga: Profil Garudayaksa FC Tim dari Jawa Barat yang Promosi ke Super League 2026/2027
Sesi peluang dan tantangan media lokal Jateng bakal diisi narasumber yang sangat mumpuni. Sebut saja, mulai dari Pemimpin Redaksi Suara.com Suwarjono, Ketua Umum Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia periode 2018–2025 Janoe Arijanto, COO Solopos Media Group Rini Yustiningsih, serta Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers periode 2025–2028 Dahlan Dahi.
Sementara itu, panel diskusi mengenai inovasi pengelolaan media digital akan menghadirkan CEO Blok Bojonegoro Muhammad Abdul Qohhar, Pemimpin Redaksi Wonosobo Zone Ilham Ardha Saputra, serta Wakil Rektor Riset, Inovasi, dan Kerja Sama Universitas Diponegoro Wijayanto.
Forum ini juga akan menggelar workshop penggunaan AI untuk media lokal dan homeless media bersama tim Google AI Local Media Community Suara.com, yakni Agung Pratnyawan, Chandra Iswinarno, dan Elga Maulina Putri.
Baca Juga: Tubuh Penuh Luka, Hasil Rekam Sidik Jari Mayat Pria Diduga Korban Tabrak Lari di Sukabumi
Sementara closing remarks akan disampaikan Head of Local Media Community Suara.com Asep Saefullah.
Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono, mengatakan perubahan perilaku audiens membuat media tidak lagi bisa bertahan dengan pendekatan lama. Menurut dia, media telah memasuk babak baru sehingga membutuhkan kehadiran teknologi kekinian yang mengikuti zaman.
“Perkembangan media berita memasuki babak baru, era baru, audiens baru setelah teknologi dan perubahan audiens mengakses informasi. Kehadiran teknologi, platform agregator, media sosial hingga AI membuat audiens berubah total,” ujar Suwarjono.
Menurut Suwarjono, media yang gagal beradaptasi dalam produksi konten, distribusi, hingga model monetisasi berisiko kehilangan relevansi dan ditinggalkan pembaca. Risikonya, jika media gagal beradaptasi, audiens atau pembaca pun dikhawatirkan akan hengkang.
Baca Juga: Misteri Mayat Pria Tanpa Identitas di Sukabumi, Diduga Korban Tabrak Lari: Ini Ciri-Cirinya
“Kalau media berita tidak ikut berubah, akan ditinggalkan pembaca atau pengaksesnya,” kata dia.
Suwarjono berharap forum ini dapat melahirkan rekomendasi konkret agar media lokal tetap bertahan dan berkembang di tengah perubahan ekosistem digital.
“Dalam forum ini diharapkan mengeluarkan rekomendasi bagaimana media lokal menghadapi tantangan zaman ke depan dan media di Jawa Tengah makin survive dan berkembang di masa depan,” ujar Suwarjono.
Editor : Ikbal Juliansyah