SUKABUMIUPDATE.COM - Hasil pertemuan antara Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dengan Presiden Iran, Hassan Rouhani, salah satunya adalah kerja sama di bidang energi. Jokowi menyambut baik kerja sama ini.
"Salah satu fokus yang disepakati adalah penguatan bidang energi dan migas," ujar Jokowi dalam pernyataannya bersama Rouhani, di Istana Sa dabad, Teheran, Iran, sebagaimana dilansir irna.ir, Rabu (14/12).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan yang turut dalam kunjungan tersebut, melakukan penandatanganan MoU di bidang energi dengan Menteri Energi Republik Islam Iran Hamid Chitchian.
Wujud dari penandatangan MoU tersebut antara lain, pembangunan mobile power plant (pembangkit listrik bergerak) oleh Iran di Indonesia sebesar kurang lebih 5.000 megawatt (MW), sertaan pengelolaan 2 ladang minyak di Ab-Teymour dan Mansouri oleh Pertamina.
Selain itu, termasuk di dalamnya, perjanjian pembelian liquid petroleum gas (LPG) dari Iran ke Indonesia untuk 2017, sebesar kurang lebih 500,000 metrik ton, lalu rencana investasi pembangunan kilang minyak di Jatim oleh Iran.
Editor : Administrator