Sukabumi Update

Pemerintah Tanggung Utang Kopdes Merah Putih Rp240 Triliun, Cicilan Dimulai September 2026

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa d (Sumber : Tangkapan Layar Youtube/ Kemenkeu RI)

SUKABUMIUPDATE.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan menanggung utang pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih/KDMP) senilai Rp240 triliun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Purbaya menjelaskan, pembayaran utang tersebut akan dibagi dalam jangka waktu enam tahun. Dengan skema tersebut, pemerintah diperkirakan membayar sekitar Rp40 triliun setiap tahunnya.

"Jadi gini, itu kan Rp 240 triliun kreditnya, kira-kira setiap tahun itu di-strech ke enam tahun kan? Jadi setiap tahun tuh pokoknya jatuh Rp 40 triliunan," katanya dalam Media Briefing di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, dikutip Jumat (7/8/2026).

Pembiayaan tersebut berasal dari penyaluran kredit kepada lebih dari 80.000 Kopdes Merah Putih, dengan nilai sekitar Rp3 miliar untuk masing-masing koperasi.

Baca Juga: Wabup Sukabumi Lepas 64 Peserta Jambore Nasional XII 2026 ke Cibubur

Menurut Purbaya, dukungan melalui APBN diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian masyarakat desa. Sebab, keuntungan usaha Kopdes Merah Putih nantinya juga dapat dinikmati masyarakat melalui pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU).

Selain itu, aset Kopdes Merah Putih yang telah lunas nantinya disebut akan menjadi milik desa, meskipun pembiayaan program tersebut juga bersumber dari Dana Desa.

"Dana Desa kan masih ada sepertiganya, dan nanti dari koperasi itu, keuntungannya, SHU ke warga desa. Terus aset-asetnya kalau enggak salah milik desa. Jadi enggak rugi-rugi amat sih desanya, dan masyarakatnya bisa kalau maju bisa lebih makmur tuh," papar dia.

Baca Juga: Penutupan Pendakian Gunung Gede Pangrango Diperpanjang hingga 18 Agustus 2026

Lebih lanjut, Purbaya memastikan pembayaran cicilan pertama utang Kopdes Merah Putih yang menjadi tanggungan pemerintah akan dimulai pada September 2026 dan tidak mengalami keterlambatan.

Ia mengatakan pemerintah tengah berkoordinasi dengan sejumlah lembaga terkait untuk memastikan skema pendanaan tersebut berjalan sesuai rencana.

"Tapi yang jelas kita pastikan cicilan pertama Pemerintah di bulan September tidak akan molor. Kita sedang bekerja sama dengan BPKP, Danantara, banknya sendiri, dan tim dari sini untuk memastikan itu bisa berjalan, termasuk mengatasi kekurangan-kekurangan yang ada," jelas Purbaya.

Sumber: Suara.com

Editor : Asep Awaludin

Tags :
BERITA TERKAIT