SUKABUMIUPDATE.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Heri Gunawan menilai perubahan arah kepemimpinan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) perlu dibarengi dengan penguatan orientasi pelayanan kepada masyarakat.
Menurut legislator asal Sukabumi tersebut, doktrin “Polisi Bersama Masyarakat” dapat menjadi landasan dalam membangun Polri yang lebih responsif, humanis, dan dekat dengan masyarakat.
Pria yang akrab disapa Hergun itu mengatakan, doktrin tersebut harus menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Menurutnya, transformasi diperlukan agar Polri tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai pelindung, pengayom, dan mitra masyarakat.
“Doktrin ‘Polisi Bersama Masyarakat’ bukan sekadar slogan, melainkan arah transformasi kepemimpinan Polri yang menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Heri Gunawan.
Penguatan Peran Polri dalam Asta Cita Presiden Prabowo
Hergun menjelaskan, penguatan peran Polri memiliki keterkaitan dengan agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Asta Cita. Menurutnya, berbagai agenda strategis nasional membutuhkan dukungan institusi kepolisian yang responsif dan adaptif.
Baca Juga: Disepakati Jadi Calon Tunggal Kapolri, Ini Profil Komjen Suyudi Ario Seto
“Program Presiden Prabowo Asta Cita menempatkan reformasi politik, hukum, dan birokrasi, pemberantasan korupsi dan narkoba, penguatan keamanan nasional, serta pembangunan sumber daya manusia sebagai agenda yang sangat berkaitan erat dengan tugas Polri,” tegasnya.
Lebih lanjut, Hergun menyampaikan bahwa upaya menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan stabilitas dan kepastian hukum yang kuat.
“Indonesia Emas 2045 membutuhkan transformasi sosial, ekonomi, tata kelola supremasi hukum, stabilitas, ketahanan sosial budaya dan ekologi, serta pembangunan kewilayahan yang adil,” paparnya.
Polri Diminta Tetap dalam Koridor Kewenangan
Meski memiliki peran penting dalam mendukung agenda pembangunan nasional, Hergun menekankan agar Polri tetap menjalankan tugas sesuai koridor hukum dan kewenangan yang dimiliki.
“Polri tetap berada dalam koridor kewenangannya dan tidak mengambil alih tugas kementerian maupun lembaga negara lainnya. Peran kepolisian adalah menciptakan kondisi yang aman dan memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan tugas kepolisian secara presisi diperlukan untuk menjaga situasi tetap kondusif sehingga aktivitas pembangunan dapat berjalan.
“Peran Polri adalah menjaga ruang aman bagi pembangunan, memberikan kepastian hukum, melindungi masyarakat, mencegah gangguan, dan menindak tindak pidana sesuai kewenangan,” lanjutnya.
Baca Juga: Sidik Jari Melepuh Hambat Identifikasi Mayat di Bawah Tol Bocimi KM 69 Ciambar Sukabumi
Ucapkan Selamat kepada Suyudi Ario Seto
Dalam kesempatan tersebut, Heri Gunawan juga menyampaikan ucapan selamat kepada Komjen Pol Suyudi Ario Seto yang telah disetujui DPR RI untuk menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
“Selamat dan sukses kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas amanah sebagai Kapolri. Semoga kepemimpinan Bapak membawa semangat baru bagi Polri, menguatkan rasa aman, dan mempererat hubungan dengan masyarakat,” tutur Hergun.
Ia berharap kepemimpinan baru Polri dapat semakin memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat di seluruh Indonesia.
“Kami percaya, dengan hati yang tulus dan langkah yang tegas, Polri akan semakin menjadi sahabat rakyat dan penjaga keadilan di seluruh penjuru negeri,” pungkasnya. (adv)
Editor : Ikbal Juliansyah