SUKABUMIUPDATE.com - Wilayah Muarabinuangeun, Banten, dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik pada Senin (12/10/2026) pukul 12.19 WIB. Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa tersebut memiliki parameter pemutakhiran dengan magnitudo M 4,6.
BMKG mencatat episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7.16 LS dan 105.77 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 38 km arah Barat Daya Muarabinuangeun, Banten, dengan kedalaman dangkal 18 kilometer.
Plt. Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Ana Oktavia Setiowati, menjelaskan bahwa gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di bawah laut.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif bawah laut," kata Ana dalam keterangan resminya, Senin (12/10/2026).
Baca Juga: Kantor Desa Cibaregbeg Sukabumi Dibobol Maling, Barang Elektronik Senilai Rp60 Juta Raib
Guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan oleh masyarakat di sejumlah wilayah pesisir Banten hingga Jawa Barat, termasuk Kabupaten Sukabumi dan Cianjur:
Skala II - III MMI (Palabuhanratu Sukabumi & Sumur Pandeglang): Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seakan-akan ada truk berat yang melintas.
Skala II MMI (Labuan Pandeglang, Ciemas Sukabumi, & Gekbrong Cianjur): Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Baca Juga: Diduga Korsleting, Mobil Gran Max Terbakar di Sukaraja Sukabumi
Hingga berita ini diturunkan, BMKG mengonfirmasi belum menerima adanya laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat dampak guncangan gempa tersebut.
"Hingga pukul 12.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock)," pungkas Ana.
Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta memastikan informasi resmi hanya bersumber dari kanal komunikasi BMKG.
Editor : Denis Febrian