SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 1.161 siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Resimen Parakrama Pradhana Angkatan ke-56 Tahun Anggaran 2026 resmi dilantik menjadi perwira Polri. Pelantikan tersebut berlangsung dalam Upacara Penutupan Pendidikan dan Pelatihan di Lapangan Ronodipuro, Setukpa Lemdiklat Polri, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (22/10/2026).
Upacara tersebut dipimpin Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., yang bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat tertulis Kapolri di hadapan ribuan perwira baru dan tamu undangan.
Dalam amanatnya, Rudi Darmoko menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan titik awal pengabdian yang lebih besar. Perubahan status menjadi perwira bukan sekadar pergantian pangkat, melainkan amanat yang menuntut integritas, kompetensi, dan keteladanan dalam menjalankan tugas.
Baca Juga: Mau Jalan-jalan ke Blok M? Ini Rute Naik Kereta Api dari Sukabumi yang Bisa Dicoba
"Pangkat ini adalah amanat berat yang menuntut kesempurnaan dalam kompetensi, kekokohan dalam integritas, serta keteladanan dalam sikap. Pegang teguh kehormatan tersebut dan jalankan wewenang dengan penuh rasa tanggung jawab," tegasnya.
Dia menekankan tiga pilar utama yang harus menjadi pedoman setiap perwira Polri dalam menghadapi dinamika tugas ke depan, yakni integritas, keteladanan, dan pengabdian.
Integritas diwujudkan dengan menjunjung tinggi kebenaran, menjaga kehormatan institusi, serta tidak menyalahgunakan wewenang. Sementara itu, keteladanan menuntut setiap perwira mampu memberikan contoh nyata, bersikap tegas, bijaksana, dan adil dalam mengambil keputusan.
Baca Juga: Warga Segel Aset Tanah Desa Sukamulya Sukabumi yang Digarap Perusahaan
Adapun pengabdian harus diwujudkan melalui perlindungan maksimal kepada masyarakat, pengayoman yang tulus, pelayanan yang adil, serta penegakan hukum secara profesional dan bermartabat.
Lebih lanjut, Rudi menginstruksikan para lulusan untuk meninggalkan pola pikir lama dalam menjalankan tugas kepolisian. Menurutnya, keberhasilan Polri tidak semata-mata diukur dari banyaknya penindakan hukum, tetapi juga dari kemampuan mencegah kejahatan dan menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.
"Wajah kepolisian ke depan harus mengedepankan semangat 'Polisi Bersama Masyarakat'. Kita harus tampil cepat, dekat, dan bersahabat. Keberhasilan sejati justru lahir dari kemampuan kita mencegah kejahatan, menyelesaikan konflik secara damai, dan merangkul masyarakat sebagai mitra strategis," ungkapnya.
Baca Juga: Mengubah Definisi Korupsi di Indonesia, Klarifikasi DEN dan Pendapat KPK
Menutup amanatnya, Rudi Darmoko menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan keluarga lulusan atas doa, dukungan, serta pengorbanan selama masa pendidikan.
Dia juga mengimbau para perwira yang baru dilantik agar segera kembali ke satuan masing-masing untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama pendidikan. Para lulusan diharapkan senantiasa menjaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi Polri.
"Perwira bukan sekadar pangkat di pundak, melainkan tanggung jawab dan keteladanan dalam setiap tindakan. Pergilah ke medan tugas untuk mengabdi dengan tulus demi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkasnya. (*)
Editor : Fitriansyah