SUKABUMIUPDATE.com - Libur tahun baru telah usai, setiap lembaga dan instansi kembali melakukan aktivitas, termasuk para pegawai negeri sipil (PNS). Mereka mulai melakukan aktivitas di dinas-dinas terkait.
Tetapi, pada hari pertama kerja ini, ada saja para PNS di Kabupaten Tasikmalaya yang mangkir. Untuk itu, Bupati Uu Ruzhanul Ulum melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Kesehatan.
Dalam sidak tersebut, ia mendapati sekira 40 persen PNS di lingkungan dinas tersebut, mangkir pada hari pertama kerja usai libur panjang tahun baru 2017.
Bahkan, seorang wanita PNS di Dinas Kesehatan nekad membubuhkan tanda tangan palsu dalam absensi kehadiran, dengan tujuan membantu temannya agar tidak disanksi. “Seolah tidak jera, berulang kali saya melakukan sidak, berulang kali pula mereka mangkir,†terang Uu kepada sukabumiupdate.com, Selasa (3/1).
“Saya mengumpulkan seluruh PNS yang hadir di tengah lapangan untuk absensi manual, dari sinilah ketahuan ada yang curang, tanda tangan ada, orangnya tidak ada,†jelas Uu lebih jauh.
Uu akhirnya memberi sanksi dengan menjemur wanita PNS pemalsu tandatangan tersebut, di bawah tiang bendera selama sekitar setengah jam.
Lebih jauh ia menjelaskan, bagi PNS yang mangkir, ia akan memberi sanksi pemotongan tunjangan, “Saya juga akan merotasi dan mutasi pejabat yang tidak masuk kerja sebagai bagian dari sanksi,†imbuh Bupati yang akan mencalonkan diri jadi Gubernur Jawa Barat ini.
Selain itu, bupati dengan latar belakang santri ini juga mengaku merasa malu dengan tingkat kehadiran para pegawainya yang sangat minim. “Dari 60 PNS di Dinas Kesehatan, yang tidak hadirnya 29 orang. Mental PNS ini bagaimana. Nanti saya mutasikan juga para pejabat yang tidak masuk kerja hari ini,†pungkas Uu.
Editor : Administrator