SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, mengatakan sejak dibentuk hingga saat ini, Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar yang disingkat Satgas Saber Pungli, telah melakukan 77 operasi tangkap tangan.Â
Wiranto memaparkan, pada hari pertama pembukaan Satgas ini, akhir Oktober 2016, sekitar 2.000 laporan yang masuk. "Yang mengejutkan adanya operasi tangkap tangan. Untuk apa (operasi tangkap tangan) Agar menimbulkan efek jera," kata dia di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Kamis, 12 Januari 2017.
Dia mengatakan Satgas dan masyarakat pasti bisa membersihkan penyakit kronis itu.
Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli, Komisaris Jenderal Dwi Priyatno, mengatakan dari 77 operasi tangkap tangan itu, di antaranya ada dugaan pungli di sektor perizinan, perhubungan, pengurusan paspor, pemerasan, dan anggaran dana desa. Ada juga retribusi yang tidak dibayarkan. "Namun uangnya (pungutan liar) saja yang diterima," kata Priyatno.
Di antara kasus itu, kata dia, ada yang masih tahap penyidikan dan ada yang diserahkan ke Kejaksaan. "Kita tahu pungli dalam tanda kutip merajalela, dengan Saber Pungli kami berharap bisa tegas, terpadu, efisien, dan efektif," ujarnya. Saber Pungli juga menggandeng keterlibatan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga masyarakat.
Sumber: Tempo
Editor : Administrator