Sukabumi Update

Dihantam Gelombang, Kapal Nelayan di Ternate Tenggelam

SUKABUMIUPDATE.com - Kapal motor nelayan dengan nama lambung Moti Besar tenggelam di perairan Jambula, Ternate, Maluku Utara, Senin malam, 6 Februari 2017. Saat kejadian, kapal itu tengah mengangkut lima orang.

Informasi yang dihimpun Tempo, kapal tersebut tenggelam pada pukul 22.45 WIT. Saat perjalanan pulang setelah mencari ikan di perairan laut Halmahera Selatan, kapal itu dihantam gelombang laut dengan ketinggian 4 meter. Lima penumpang Jun, 40 tahun, Albert (58), Nurman (38), Jumar (21) dan Arnold (28) berhasil diselamatkan.

Fahari Yosua, salah satu petugas Badan SAR Nasional Maluku Utara, mengatakan lima orang itu tak jauh dari lokasi kapal tenggelam. Tim SAR tak menemui kendala berarti dalam proses evakuasi.

"Kendala yang dihadapi umumnya adalah cuaca yang kurang bersahabat. Tinggi gelombang diperkirakan 3-4 meter. Dan untuk saat ini tim sudah melakukan proses evakuasi baik personil maupun kapal nelayan,"kata Fahari kepada Tempo, Selasa (7/2).

Sulimin, Kordinator Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Babullah, Ternate mengatakan, wilayah Provinsi Maluku Utara secara umum diprediksi masih bakal dilanda hujan dengan intensitas ringan dan lebat. Gelombang laut dengan ketinggian 1-2 meter masih akan terjadi di perairan Ternate, Halmahera Selatan, Halmahera Barat, dan Morotai. "Karena itu masyarakat diminta berhati-hati dalam melakukan aktivitas,”ujarnya.

Sebelumnya, pada Desember 2016, KM Karamando dan KM Putri Tunggal 03 tenggelam di perairan laut Jailolo dan Obi, Maluku Utara. Akibat kejadian itu, dari 60 penumpang yang dievakuasi, enam orang meninggal.

 

Sumber: TEMPO

Editor : Administrator

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI