Sukabumi Update

7 Kecamatan Tergenang, 40.219 Jiwa Terdampak Banjir Sumbawa

SUKABUMIUPDATE.com ­ - Banjir menggenangi tujuh Kecamatan di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (11/2). Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, banjir tersebut disebabkan oleh luapan sungai. "Selama lima hari terakhir hujan deras berlangsung," katanya melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (11/2).

Tujuh kecamatan tersebut antara lain, Kecamatan Labuan Badas, Empang, Terano, Sumbawa, Unter Iwes, Moyo Utara dan Moyo Hilir. Akibatnya, 40.219 jiwa terdampak banjir dengan ketinggian hingga 70 centimeter ini.

Untuk sementara korban mengungsi di masjid dan kantor Pemerintah Daerah."Pengungsi sering bolak-balik ke rumah dan tempat pengungsian," katanya.

Sementara itu, korban terdampak banjir di Kecamatan Moyo Utara dan Moyo Hilir bertahan dengan memanfaatkan rumah panggung, baik milik pribadi atau tetangga. Pengiriman bantuan pun, menurut Sutopo, terkendala karena tidak dapat diakses oleh kendaraan, hanya bisa  dengan perahu karet.

Sutopo menambahkan, saat ini BPBD, BNPB, TNI, Polri, Basarnas, SKPD, relawan dan masyarakat terus menjalankan penanganan darurat. Setiap camat di daerah terdampak mengaktifkan dapur umum. Dinas Kesehatan mengaktifkan puskesmas 24 jam per harinya. BPBD Provinsi NTB telah memberikan bantuan logistik dari BNPB kepada masyarakat.

"Bantuan logistik ada 900 dus air mineral, 120 paket lauk pauk, 700 dus mie instan, 60 paket tambahan gizi, selimut 25 lb, kitware 20 paket, familykit 50 paket, hygiene 10 paket, sandang 10 paket, matras 25 lembar dan lainnya. Saat ini kebutuhan mendesak mereka adalah air bersih, obat-obatan dan perahu bermesin," katanya.

 

Sumber: TEMPO

Editor : Administrator

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI