Sukabumi Update

Sidang E-KTP, Saksi Akui Pertemuan di Rumah Kakak Andi Narogong

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Tim Teknis pengadaan proyek e-KTP Husni Fahmi membenarkan adanya pertemuan di rumah Dedi Prijono, kakak Andi Agustinus alias Andi Narogong, untuk membahas kerangka acuan kerja e-KTP. Informasi ini terungkap dalam kesaksian Husni Fahmi di sidang korupsi proyek pengadaan e-KTP (Kartu Tanda Penduduk elektronik) dengan terdakwa Irman dan Sugiharto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (17/4).

Husni menjelaskan ia semula diperintah oleh Sugiharto selaku pejabat pembuat komitmen pergi ke Perumahan Kemang Pratama di Bekasi untuk mendampingi Drajat Wisnu Setyawan, ketua panitia pengadaan e-KTP. "Saya ajak anggota tim teknis, Tri Sampurno dan kami pergi berdua," kata Husni di hadapan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (17/4).

Sesampainya di lokasi, Husni melihat Drajat tiba lebih dulu. Ia lalu ditemui oleh pemilik rumah. "Pemiliknya Dedi Prijono," ujarnya. Husni berujar di rumah itu Drajat memberi tahu bahwa akan memeriksa kesiapan dokumen lelang. Drajat lalu memerintahkannya menjelaskan kerangka acuan kerja. "Lalu saya jelaskan ulang, setelah selesai kemudian kami pamit duluan," kata Husni.

Menurut Husni, pertemuan yang dilakukan setelah aanwijzing (tahap pemberian penjelasan dalam tender) itu dihadiri oleh tiga perwakilan konsorsium yang ikut lelang. Mereka adalah dari konsorsium PNRI, Astragraphia, dan Murakabi Sejahtera. Tiga konsorsium ini diduga berafiliasi dengan Andi Narogong, tersangka korupsi e-KTP.

Jaksa pun menanyakan ke Husni tujuan sebenarnya pertemuan itu. Sebab menurut jaksa, peserta lelang mestinya saling bersaing, bukan malah akur dan mengadakan pertemuan. "Ini kan PNRI, Astagraphia, mereka bersaing ikut lelang kok akur di satu tempat? Kok ada ketua tim dan ketua panitia pengadaan ketemu peserta lelang?" kata jaksa kepada Husni.

Husni tak dapat menjelaskan alasan terjadinya pertemuan itu. Ia hanya mengatakan bahwa kedatangannya ke pertemuan itu karena diperintah oleh Sugiharto. Jaksa lantas menegaskan tujuan pertemuan itu. "Untuk apa? Untuk memenangkan salah satu konsorsium agar persiapannya bagus?" Husni lalu menjawab, "Bisa jadi begitu."

 

Sumber: Tempo

Editor : Administrator

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI