Sukabumi Update

Kotak Hitam Helikopter Basarnas yang Jatuh Ditemukan

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Badan Sar Nasional Marsekal Muda Muhammad Syaugi mengatakan kotak hitam (black box) helikopter Basarnas yang jatuh di Temanggung, Jawa Tengah, sudah ditemukan. Selanjutnya alat tersebut akan diperiksa oleh pihak yang berwenang agar diketahui penyebab jatuhnya helikopter tersebut.

"Sudah ketemu, kami gerak cepat, kami kerahkan semua SAR Semarang untuk mencari korban dan black box," kata Muhammad Syaugi kepada Tempo terkait helikopter Basarnas yang jatuh di Temanggung saat dihubungi, Senin (3/7).

Syaugi menuturkan hingga saat ini belum diketahui penyebab dari kecelakaan helikopter tersebut, karena banyak hal yang sebenarnya baik. Misalnya cuaca, menurut data yang ia dapatkan dari BMKG, cuaca di sekitar lokasi saat kejadian cukup baik untuk melakukan penerbangan. 

Selain itu kondisi pesawat juga menurut Syaugi, sangat layak untuk terbang. Kondisi pilot, kata Syaugi, juga dinilai memiliki kemampuan yang mumpuni untuk menerbangkan pesawat tersebut. "Tapi kondisi di lapangan kan kami tidak tahu seperti apa," ujar Syaugi.

Syaugi menjelaskan setelah mengurus dan menyerahkan kedelapan korban kepada keluarga, pihaknya segera mencari tahu penyebab kecelakaan helikopter tersebut. "Kami masih selidiki, kami perlu meneliti kotak hitam dan memeriksanya," ucap dia.

Helikopter jenis Dauphin milik Basarnas jatuh di kawasan Gunung Butak, Desa Canggal, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Helikopter tersebut rencananya bertolak ke Banjarnegara untuk membantu proses evakuasi letusan Kawah Sileri di kawasan Dieng. 

Kedelapan penumpang helikopter Basarnas yang menjadi korban tersebut berasal dari unsur TNI dan juga anggota dari Basarnas. Jenazah kedelapan korban tersebut selesai dievakuasi dari lokasi kejadian sekitar pukul 03:00 WIB dan secara bertahap dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Temanggung dan kemudian ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang, sebelum akhirnya diserahkan kepada keluarga.

Sumber: Tempo

Editor : Administrator

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI