SUKABUMIUPDATE.com - Bencana longsor yang merusak rumah Dayat Setiawan (62) di Kampung Sikup 04/03, Desa Nanggerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Selasa (24/1) kemarin, menjadi tugas perdana puluhan petugas Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Desa Nanggerang. Padahal desa tersebut baru mengukuhkan belasan warganya yang siap mengabdikan diri sebagai relawan penanggulangan bencana, dua bulan silam.
“Ini adalah tugas perdana rekan-rekan Tagana Desa Nanggerang. Tugas pertama mereka bersentuhan langsung untuk menolong korban bencana. Tenaga dan bangtuan mereka saat ini diperlukan oleh korban bencana†jelas Ketua Badan Pemusyawarahan Desa (BPD) Nanggerang, Maryadi kepada sukabumiupdate.com, Kamis (26/1).
Belasan Tagana Desa Nanggerang langsung diterjunkan ke lokasi rumah korban, yang mengalami kerusakan cukup parah. Tebing setinggi lima meter di samping rumah longsor menerjang dan merusak dua ruang tidur di rumah milik Dayat Setiawan.
BACA JUGA:
2013 Diperbaiki Alakadarnya, Jembatan Babakanpendeuy Kabupaten Sukabumi yang Ambruk
Rumah Dayat, Warga Desa Nanggerang Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi Jebol Dihantam Longsor
Enam Jam Tutupi Jalan, Warga Bersihkan Longsor Cibitung Kabupaten Sukabumi dengan Alat Seadanya
Beruntung tak ada korban jiwa dalam bencana tersebut, Dayat dan keluarganya sedang berada di luar rumah saat longsor terjadi. Namun kerusakan bangunan tetap harus ditangani cepat, tenaga belasan Tagana dibutuhkan untuk membersihkan material longsoran yang menimbun rumah korban.
Sementara itu, Ketua Tagana sekaligus Kepala Desa Nanggerang, Ade Daryadi menegaskan, selain tenaga, Tagana juga menyalurkan bantuan tanggap bencana kepada keluarga Dayat. “Kami merasakan apa yang di alami oleh korban, semoga apa yang kami lakukan dapat meringankan keluarga korban,†jelas Ade.
Desa Nanggerang merasa perlu membentuk Tagana karena memiliki sejumlah lokasi rawan bencana. “Di sini banyak tanah labil rawan longsor. Belajar dari beberapa kali kejadian, maka kami memutuskan untuk membentuk Tagana tingkat desa, biar lebih cepat dalam merespon kejadian,†lanjutnya.
Selain itu, Tagana Desa Nanggerang juga akan berkoordinasi dengan lembaga bantuan bencana lainnya, di tingkat desa akan mengkoordinir bantuan, mulai dari sembako dan material yang dibutuhkan korban bencana. “Anggarannya ada dalam dana desa, bisa dibantu dengan dana pendapatan desa, serta swadaya masyarakat,†pungkas Ade.
Editor : Administrator