Sukabumi Update

Menang 0-2 dari Parma, Inter Semakin Kokoh di Puncak Klasemen

Para pemain Inter merayakan gol Federico Dimarco ke gawang Parma di ajang Liga Italia (Sumber: web/inter.it)

SUKABUMIUPDATE.com - Inter Milan sukses meraih kemenangan saat mengalahkan tim tuan rumah Parma 0-2 di ajang Liga Italia pada Kamis, 8 Januari 2026, pukul 02.45 WIB, Di Stadion Ennio Tardini. Gol Nerazzurri dicetak Federico Dimarco dan Marcus Thuram. 

Kemenangan tersebut membawa Inter unggul 4 poin dari AC Milan yang berada di posisi kedua. Saat ini Inter mengoleksi 42 poin dari empat belas kemenangan, empat kekalahan dan belum satu kalipun meraih hasil seri. Milan baru akan bermain pada Jumat dini hari menghadapi Genoa. 

Sejak menit awal Inter Milan mengandalkan duet Lautaro Martínez dan Francesco Esposito di lini depan. Dominasi Nerazzurri terlihat dari catatan 18 percobaan tembakan, dengan empat di antaranya tepat sasaran.

Baca Juga: Diperiksa Hampir 7 Jam, Richard Lee Tak Ditahan Polisi karena Kondisi Kesehatan

Keunggulan Inter sejatinya bisa tercipta lebih cepat andai kiper Parma, Edoardo Corvi, tidak tampil gemilang. Penjaga gawang tuan rumah tersebut melakukan tiga penyelamatan krusial yang menggagalkan peluang emas Inter di babak pertama.

Gol pembuka akhirnya tercipta menjelang turun minum, tepatnya pada menit ke-42. Federico Dimarco mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan dari Esposito, lalu melepaskan tembakan akurat ke sudut sempit gawang yang tak mampu dijangkau Corvi.

Memasuki babak kedua, Inter Milan tetap memegang kendali permainan dan terus menekan pertahanan Parma. Sejumlah peluang kembali tercipta, termasuk kesempatan emas pada menit ke-67 ketika Petar Susic lolos dalam situasi satu lawan satu dengan Edoardo Corvi. Namun, sepakan Susic masih melebar dari sasaran.

Baca Juga: Marc Cucurella Kartu Merah, Chelsea Kalah 2-1 dari Fulham

Meski dominan, Inter belum mampu menambah keunggulan. Simone Inzaghi kemudian melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Marcus Thuram untuk menggantikan Francesco Esposito pada 11 menit terakhir waktu normal.

Pendekatan lebih defensif diterapkan jelang akhir laga. Lautaro Martínez ditarik keluar pada menit ke-85 dan digantikan Yann Bisseck guna memperkuat lini belakang. Parma sempat mengejutkan lewat gol Ange-Yoann Bony pada menit ke-94, namun gol tersebut dianulir karena bola lebih dulu mengenai tangan Thuram dalam proses serangan.

Inter akhirnya memastikan kemenangan pada menit ke-98. Thuram sukses memanfaatkan umpan lambung Nicolo Barella, mengecoh Corvi, lalu mencungkil bola ke dalam gawang untuk mengunci kemenangan Nerazzurri dengan skor 2-0.

Baca Juga: Manchester United Kembali Gagal Meraih Kemenangan Setelah Ditahan Imbang Burnley 2-2

Setelah laga usai pelatih Inter, Chivu memberikan keterangan mengenai jalanya pertandingan. Menurutnya, bermain di Liga Italia takkan mudah, para pemainnya harus membuktikan diri. “Bermain di Serie A tidak pernah mudah; Anda selalu harus membuktikan diri, dan lawan selalu bisa menyulitkan Anda. Di sini tidak mudah, dan dengan kondisi cuaca seperti ini, bahkan lebih sulit. Kami mencoba untuk mendominasi, untuk menembus pertahanan rapat mereka, dan dengan sepuluh pemain di belakang bola, itu tidak pernah mudah. ​​Kami mencoba masuk ke kotak penalti dengan lebih banyak umpan silang dan tembakan dari luar, tetapi yang terpenting adalah kemenangan dan sikap luar biasa dari para pemain,” ujarnya dikutip dari laman resmi klub. 

Sumber: dari berbagai sumber

Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid

Tags :
BERITA TERKAIT