SUKABUMIUPDATE.com - Manchester City sukses kalahkan klub asal League One, Exeter City, 10-1 di putaran ketiga Piala FA, pada Sabtu, 10 Januari 2025, pukul 22.00 WIB, pertandingan tersebut berlangsung di Etihad Stadium. Antoine Semenyo yang baru diresmikan sebagai pemain baru, berhasil mencetak gol perdana.
Melansir dari bbc.com, Pemain berkebangsaan Ghana tersebut terpilih sebagai pemain terbaik laga dalam pertandingan bersejarah, di mana Manchester City untuk pertama kalinya mencetak dua digit gol di bawah arahan Pep Guardiola.
Hasil ini menjadi kemenangan terbesar City sejak mereka membantai Huddersfield dengan skor mencolok 10-1 di Divisi Dua pada 1987. Selain itu, kemenangan tersebut juga tercatat sebagai yang paling telak bagi City di ajang Piala FA sejak mereka menang 12-0 atas Liverpool Stanley pada babak kualifikasi musim 1890/1891, ketika klub masih dikenal dengan nama Ardwick.
Baca Juga: Identitas Masih Misterius, Mayat yang Ditemukan di Curug Darismin Ciracap Dimakamkan
Tak hanya itu, rekor tersebut juga menempatkan laga ini sebagai kemenangan terbesar di Piala FA oleh tim papan atas dalam lebih dari setengah abad, sejak Tottenham Hotspur menghancurkan Crewe dengan skor 13-2 pada laga ulangan putaran keempat tahun 1960.
Produk akademi Manchester City, Max Alleyne, membuka pesta gol dengan membuka keunggulan pada menit ke-12. Ia memanfaatkan peluang dengan baik, menjulurkan kaki kiri untuk mengarahkan bola hingga bersarang di gawang lawan.
Selang 12 menit berselang, laga praktis didominasi tuan rumah. Rodri yang mengenakan ban kapten melepaskan sepakan jarak jauh dari sekitar 30 yard, disusul dua gol bunuh diri dari Jake Doyle-Hayes dan Jack Fitzwater yang semakin memperparah keadaan lawan sebelum turun minum.
Baca Juga: Jelang El Clasico, Hansi Flick: Fokus Kami Tertuju Pada Real Madrid Bukan Mbappe
Exeter sebenarnya nyaris mencuri keunggulan di lima menit awal pertandingan, namun sundulan Liam Oakes di tiang jauh digagalkan oleh refleks cepat James Trafford yang melakukan penyelamatan krusial.
Memasuki babak kedua, papan skor berubah menjadi mimpi buruk bagi Exeter setelah City kembali menggila dengan tambahan enam gol. Rico Lewis mencatatkan namanya lewat penyelesaian dari umpan silang Semenyo, sebelum pemain asal Ghana tersebut mencetak gol spektakuler hasil umpan terobosan. Gol-gol lain lahir dari sepakan melengkung Tijjani Reijnders, sundulan Nico O’Reilly, serta tembakan keras Ryan McAidoo yang memastikan City melangkah ke babak berikutnya, dengan undian dijadwalkan berlangsung pada Senin.
Di tengah dominasi tuan rumah, pemain muda Exeter berusia 19 tahun, George Birch, mencuri sorotan dengan mencetak gol hiburan di menit-menit akhir laga di Stadion Etihad. Namun drama belum selesai, karena Rico Lewis masih sempat menutup pesta dengan gol kesepuluh City.
Baca Juga: Aliran Air Bersih Di Cisolok Terganggu, Perumdam TJM Gercep Perbaiki Pipa Bocor di Karanghawu
Di laga ini Manchester City didampingi oleh Asisten Pelatih, Pep Lijnders, setelah Pep Guardiola absen karena telah mengantongi tiga kartu kuning. Lijnders mengatakan bahwa, pertandingan berjalan menarik bagi tim tuan rumah dan perkembangan yang signifikan bagi tim. “Saya rasa banyak penampilan bagus hari ini, Secara keseluruhan, saya menilai skuad ini memiliki kualitas yang benar-benar luar biasa. Para pemain senior memainkan peran penting sebagai penggerak dan panutan, membimbing rekan-rekannya, sementara para pemain baru mampu berbaur dengan cepat,” ujarnya.
Dirinya menambahkan jika, di seluruh pertandingan yang dijalani oleh City, Ia dan jajaran pelatih akan memaksimalkanya dengan meraih kemenangan. "Sekarang kami akan bermain di semifinal Piala Liga, kami akan melaju lebih jauh di Piala FA, dan kami berada di posisi yang baik di Liga Champions. Kami ingin membangun momentum dari situ." tambahnya.
Sumber: bbc.com
Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid