SUKABUMIUPDATE.com - Bek kanan Liverpool, Conor Bradley, dipastikan tidak dapat melanjutkan musim ini setelah mengalami cedera lutut serius saat laga berakhir imbang tanpa gol melawan Arsenal, Kamis lalu.
Bradley terjatuh tanpa adanya kontak dengan lawan pada masa injury time di Stadion Emirates dan harus ditarik keluar lapangan menggunakan tandu. Seusai pertandingan, pelatih kepala Arne Slot mengungkapkan kekhawatiran besar klub terhadap kondisi sang pemain.
Baca Juga: Penyintas Bencana di Lembursawah Pabuaran Sukabumi Menunggu Kunci Hunian Tetap dari BNPB
Hasil pemeriksaan lanjutan memastikan Bradley tidak mengalami cedera ligamen anterior (ACL). Namun, ia diketahui menderita kerusakan cukup parah pada tulang serta ligamen di lutut kirinya, yang memaksanya menepi hingga musim berakhir. Kondisi ini menjadi pukulan berat bagi skuad asuhan Arne Slot, yang sebelumnya juga telah kehilangan bek tengah muda Giovanni Leoni akibat cedera ACL pada musim ini.
Bek Liverpool itu terkapar tanpa kontak bola akibat cedera lutut pada masa tambahan waktu di Stadion Emirates. Pada saat yang sama, Martinelli terlihat berupaya menariknya ke luar lapangan. Bradley akhirnya harus ditandu meninggalkan lapangan dalam kondisi menahan rasa sakit, sementara sejumlah pemain Liverpool menunjukkan ketidakpuasan terhadap tindakan Martinelli.
Baca Juga: Buktikkan Diri, Justin Hubner dan Kevin Diks Cetak Gol untuk Klubnya
Cedera yang dialami Bradley turut memicu ketegangan di lapangan pada laga di Emirates Stadium. Pemain pengganti Arsenal, Gabriel Martinelli, sempat melempar bola ke arah bek berusia 22 tahun tersebut dan berusaha mendorongnya keluar lapangan ketika tim tuan rumah sedang memburu gol penentu di menit-menit akhir.
"Saya tidak bisa meminta Gabriel Martinelli di menit ke-94, ketika situasinya sangat emosional, untuk memahami bahwa dia sedang bermain melawan Liverpool, tim yang tidak akan menyerah." ujar Slot.
Aksi tersebut kemudian disesali oleh Martinelli, yang menyampaikan permintaan maaf secara terbuka maupun secara pribadi atas tindakannya.
Sumber: dari berbagai sumber
Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid