SUKABUMIUPDATE.com - Vinicius Junior kembali menyatakan komitmennya untuk tetap membela Real Madrid melampaui tahun 2027, masa berakhirnya kontraknya saat ini, meskipun Ia tak menampik bahwa musim lalu menjadi periode yang penuh tantangan baginya.
Penyerang asal Brasil tersebut, yang belakangan sempat menerima sorakan negatif dari sebagian pendukung Madrid dalam beberapa laga terakhir, tampil gemilang dengan menyumbangkan tiga assist serta satu gol saat mengantar timnya meraih kemenangan besar 6-1 atas Monaco di ajang Liga Champions pada Rabu dini hari WIB.
Baca Juga: Potensi Perang Dunia Lebih Besar dari Damai, Wamenlu: Indonesia Masuk "Survival Mode"
“Para penggemar menuntut banyak dari para pemain, dan saya harus selalu memberikan yang terbaik. Tahun lalu sangat sulit, saya belum bisa bermain seperti yang saya inginkan, tetapi selalu penting untuk terus berjuang,” ujar Vini dilansir dari espn.
Real Madrid baru saja melalui periode yang penuh tekanan dan hasil mengecewakan. Mereka harus menelan kekalahan dari musuh bebuyutan Barcelona pada partai final Piala Super Spanyol yang digelar 11 Januari, sebuah hasil yang berujung pada pemecatan Xabi Alonso keesokan harinya.
Kesulitan Madrid berlanjut ketika mereka tersingkir dari ajang Copa del Rey usai kalah tipis 2-3 dari Albacete, tim dari kasta kedua, pada 14 Januari lalu. Kekalahan tersebut terjadi di bawah kepemimpinan pelatih anyar Alvaro Arbeloa.
Baca Juga: Soal Upah dan BPJS Pekerja, Sidak DPRD Sukabumi ke Perusahaan AMDK di Cidahu
"Penampilan ini sangat berarti. Mengingat semua yang telah saya lalui dalam beberapa hari terakhir, pergantian pelatih, kekalahan di final (Piala Super Spanyol), tersingkir dari Copa del Rey. Bermain untuk klub terbesar di dunia, tuntutannya sangat tinggi. Terkadang kami tidak mengerti ejekan itu, tetapi kami tahu besarnya tim ini, para pemain yang kami miliki di sini." tambahnya.
Saat dimintai tanggapan apakah penampilannya di Santiago Bernabéu melawan Monaco merupakan bentuk jawaban atas kritik yang diterimanya, Vinícius menegaskan bahwa ia tidak pernah terpikir untuk membalas siapa pun. Ia menekankan bahwa dirinya memahami sepenuhnya kemampuan yang ia miliki serta arah perkembangan kariernya.
Baca Juga: Isu Akuisisi dan Hak Karyawan, DPRD Sukabumi Sidak Pabrik Garmen di Cicurug
"Saya tidak pernah ingin menanggapi siapa pun, saya tahu potensi saya dan ke mana saya bisa melangkah. Tentu saja, saya merasa sedih dan saya tidak pernah ingin dicemooh di kandang sendiri."
Ia mengungkapkan bahwa dalam beberapa laga terakhir dirinya kerap merasa tidak tenang, karena setiap kesalahan yang terjadi saat ia berada di lapangan langsung disambut dengan sorakan negatif dari para pendukung. Menurutnya, reaksi tersebut adalah hak para penggemar, mengingat mereka telah mengeluarkan biaya besar untuk menyaksikan pertandingan.
"Dalam beberapa pertandingan terakhir saya merasa tidak nyaman karena setiap kali saya keluar, saya melakukan kesalahan dan para penggemar mencemooh saya. Mereka punya hak, mereka membayar mahal untuk tiket,” tutupnya.
Sumber: espn.com
Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid