SUKABUMIUPDATE.com - Nasib sial dialami oleh AC Milan saat dikalahkan Parma dengan sko 1-0 pada Senin, 23 Februari 2026, pukul 00.00 WIB, di Stadion San Siro, Milan. Gol tunggal parma diciptakan oleh Mariano Troilo di menit 80.
Meskipun unggul statistik, Rossoneri gagal meraih poin sempurna dan semakin menjauh dari Inter yang unggul 10 poin dari rival abadi mereka. Tim asuhan Cristian Chivu pada Sabtu lalu mampu unggul di pekan ini saat menghadapi Lecce 2-0.
Baca Juga: Ibu Tiri Diperiksa, Polisi Temukan Alat Bukti Dugaan Tindak Pidana Kasus Kematian NS
Sementara Parma yang berhasil meraih tiga kemenangan beruntun dari Bologna, Verona dan AC Milan saat ini menempati posisi ke-12 dengan 32 poin. Hasil ini menjadi raihan positif bagi tim asuhan Carlos Cuesta untuk beranjak dari papan tengah klasemen.
Kekalahan dari Parma terasa begitu menyakitkan karena menghentikan tren impresif skuad besutan Massimiliano Allegri. Laga dini hari tadi sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan AC Milan yang telah bertahan selama 24 pertandingan di ajang liga.
Secara statistik, ini baru menjadi kekalahan kedua Milan sepanjang musim Serie A. Ironisnya, kekalahan perdana mereka juga terjadi di San Siro pada giornata pertama, saat takluk 1-2 dari Cremonese. Sejak momen tersebut, Rossoneri seolah tak tersentuh kekalahan, hingga akhirnya catatan apik itu runtuh di tangan Gialloblu.
Baca Juga: Paket MBG Ramadan Hanya Dibagikan Senin - Kamis: Tak Ada Distribusi Waktu Sahur
AC Milan sejatinya menyia-nyiakan peluang emas untuk mengamankan posisi Liga Champions dengan lebih nyaman. Pasalnya, pada pekan yang sama dua pesaing terdekat mereka, Juventus dan Napoli, juga sama-sama terpeleset.
Seandainya Milan mampu meraih kemenangan, jarak dengan para rival di bawahnya bisa semakin melebar dan posisi mereka di papan atas klasemen akan jauh lebih aman. Namun peluang tersebut gagal dimanfaatkan, membuat persaingan kembali terbuka
Baca Juga: Resep Gehu Pedas Jeletot, Gorengan Renyah Pedas Gurih yang Cocok Buat Takjil
Kekalahan atas Parma harus dibayar mahal setelah Ruben Loftus-Cheek harus dilarikan ke rumah sakit akibat benturan di awal pertandingan. Gelandang asal Inggris tersebut harus ditandu keluar lapangan dengan mengenakan penyangga leher (neck brace) setelah mengalami benturan keras dengan kiper Parma, Edoardo Corvi. Insiden yang sempat membuat suasana stadion hening itu kini berujung pada hasil diagnosis medis yang tergolong serius.
Sumber: dari berbagai sumber
Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid