SUKABUMIUPDATE.com - Melansir dari espn, pelatih Macnhester City, Pep Guardiola, mengecam aksi para suporter pendukung tuan rumah yang melakukan cemoohan saat laga Manchester City vs Leeds United dihentikan sementara waktu untuk para pemain muslim yang berbuka puasa pada Minggu dinihari WIB di Elland Road.
Suara ejekan terdengar pada menit ke-13 pertandingan Liga Inggris, bertepatan dengan matahari terbenam di Yorkshire barat, ketika wasit menghentikan sementara jalannya pertandingan agar ketiga pemain Muslim di Manchester City dapat berbuka puasa. Omar Marmoush, Rayan Ait-Nouri , dan Rayan Cherki minum cairan tubuh sementara Abdukodir Khusanov, pemain Muslim lainnya di, berada di bangku cadangan.
Baca Juga: Respons Komisi I DPRD Sukabumi soal 2 Pabrik di Cicurug Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Setelah pertandingan berakhir, Guardiola menanggapi insiden tersebut dengan menegaskan bahwa nilai-nilai keyakinan serta keberagaman harus dihormati oleh semua pihak.
"Anda harus menghormati agama dan menghormati keberagaman, itulah intinya. Liga Inggris mengatakan bahwa untuk berpuasa Anda dapat (melakukannya) selama satu atau dua menit, jadi para pemain melakukannya. Begitulah kenyataannya, sayangnya." ujar Pep.
Kelompok anti-diskriminasi Kick It Out kemudian mengeluarkan pernyataan, yang menyebut penangguhan itu sendiri sebagai aksi kurang terpuji. "Sangat mengecewakan bahwa beberapa penggemar Leeds United mencemooh ketika para pemain Manchester City berbuka puasa selama babak pertama pertandingan di Elland Road malam ini," ujar kelompok tersebut.
Baca Juga: Kabar Gembira bagi MBR! Cicilan Rumah Subsidi Bakal Diperpanjang Jadi 30 Tahun
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penghentian sementara pertandingan guna memberi kesempatan kepada pemain Muslim untuk berbuka puasa di bulan Ramadan telah menjadi protokol yang disepakati dalam beberapa tahun terakhir. Langkah itu dinilai sebagai bagian penting dan nyata dari komitmen untuk menjadikan sepak bola lebih inklusif serta ramah bagi para pemain dan komunitas Muslim.
“Menghentikan sementara permainan untuk memungkinkan pemain Muslim berbuka puasa selama Ramadan telah menjadi protokol yang disepakati selama beberapa tahun terakhir. Ini adalah bagian penting dan nyata dari upaya menjadikan permainan ini ramah bagi pemain dan komunitas Muslim." tambahnya.
Baca Juga: Pemprov Jabar Beri Insentif Pajak untuk Kendaraan Plat Kuning
Asisten pelatih Leeds, Edmund Riemer, yang menggantikan Daniel Farke yang diusir keluar lapangan setelah kekesalannya terhadap wasit memuncak setelah peluit akhir berbunyi, "Saya fokus pada pertandingan jadi saya tidak terlalu mendengarnya, tetapi kecewa dengan beberapa pendukung karena hal itu terjadi." tutupnya.
Sumber: espn.com
Editor : Muhammad Farhan Al Rasyid